Rabu 22 Juli 2020, 06:18 WIB

Gara-Gara Covid-19, Jamuan Hadiah Nobel Dibatalkan

Faustinus Nua | Internasional
Gara-Gara Covid-19, Jamuan Hadiah Nobel Dibatalkan

AFP/Jonathan NACKSTRAND
Jamuan makan malam untuk pemenang Hadiah Nobel (Nobel Banquet) 2019.

 

THE Nobel Foundation, selaku penyelenggara Hadiah Nobel, mengumumkan pembatalan acara jamuan tahunan Nobel Banquet yang akan digelar Desember mendatang lantaran pandemi covid-19.

Pembatalan tersebut merupakan yang pertama kalinya sejak 1956. Namun, penyelenggara memastikan penghargaan Hadiah Nobel tetap akan diterima pemenang.

"Nobel Week tidak akan seperti biasanya karena pandemi saat ini. Ini adalah tahun yang sangat istimewa ketika semua orang perlu berkorban dan beradaptasi dengan keadaan yang benar-benar baru," kata Direktur The Nobel Foundation Lars Heikensten seperti dilansir France24, Selasa (21/7).

Baca juga: Presiden Ukraina Turun Tangan, Drama Penyanderaan Berakhir

Untuk tahun ini, para pemenang akan diumumkan dalam cara yang berbeda bersama dengan penemuan dan karya mereka.

Pengumuman hadiah Nobel (Kedokteran, Fisika, Kimia, Sastra, Perdamaian, lalu Ekonomi) akan tetap dijadwalkan antara 5 dan 12 Oktober. Upacara penghargaan di Stockholm dan Oslo pada 10 Desember juga akan diadakan dalam bentuk baru.

Di tahun-tahun sebelumnya, perjamuan Nobel Banquet yang mewah secara tradisional selalu menjadi akhir dari Nobel Week pada Desember. Biasanya, para pemenang hadiah tahun itu diundang ke Stockholm untuk mengadakan pembicaraan dan upacara penghargaan.

Bertempat di Balai Kota Stockholm, para pemenang, bersama dengan keluarga kerajaan Swedia dan sekitar 1.300 tamu, disuguhi makan malam mewah dan hiburan.

Para pemenang, dengan pengecualian penerima Hadiah Perdamaian di Oslo, juga secara tradisional memberikan pidato selama makan malam itu.

Jamuan Nobel Banquet terakhir dibatalkan pada 1956 untuk menghindari mengundang duta besar Uni Soviet karena penindasan Revolusi Hongaria. Perjamuan itu juga pernah dibatalkan selama dua Perang Dunia dan pada 1907 dan 1924. (OL-1)

Baca Juga

AFP/ANDREAS SOLARO

Temuan Teranyar Beri Informasi Baru Mengenai Letusan Gunung Vesuvius

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 06:00 WIB
Kerangka pria yang diduga berusia antara 40 dan 45 tahun ditemukan di bawah bebatuan vulkanis, di lokasi yang diduga sebagai garis pantai...
AFP/STR

Tiongkok Kirimkan Astronaut ke Stasiun Luar Angkasa Tiangong

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 04:24 WIB
Mereka dijadwalkan tinggal di Stasiun Luar Angkasa Tiangong selama 6...
AFP/Javed Tanveer.

Tembakan Awali Bom Bunuh Diri saat Salat Jumat Masjid Syiah Afghanistan

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:30 WIB
Serangan itu terjadi hanya seminggu setelah serangan bunuh diri terhadap jemaah Syiah di masjid dalam kota utara Kunduz yang diklaim oleh...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Risma Marah dan Gaya Kepemimpinan Lokal

ika melihat cara Risma marah di Gorontalo, hal itu tidak terlalu pas dengan norma, etika, dan kebiasaan di masyarakat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya