Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Gubernur Oklahoma Positif Covid-19

Antara
16/7/2020 11:24
Gubernur Oklahoma Positif Covid-19
Gubernur Oklahoma Kevin Stitt(AFP/ALEX WONG / GETTY IMAGES NORTH AMERICA )

GUBERNUR Oklahoma Kevin Stitt, Rabu (5/7), mengungkapkan dirinya positif mengidap covid-19 dan menjadi salah satu pejabat tertinggi Amerika Serikat (AS) yang terpapar virus tersebut.

Sementara itu, penularan virus korona di AS terus meningkat di seluruh negeri.

Stitt, politisi Partai Republik, hampir tiga pekan lalu hadir pada acara kampanye Presiden Donald Trump

Sang gubernur menghadapi kecaman setelah memasang foto dirinya beserta dua anaknya di sebuah restoran yang dipenuhi pengunjung di Twitter, bahkan saat otoritas kesehatan negara-negara bagian mendesak masyarakat untuk berdisiplin menjaga jarak.

Baca juga: Walmart Wajibkan Pengunjung Gunakan Masker

"Saya kemarin menjalani tes covid-19, hasilnya positif," kata Stitt, 47, dalam konferensi pers melalui video.

"Saya merasa baik-baik saja, memang betul, maksud saya mungkin bisa dibilang saya ini tidak menunjukkan gejala atau hanya sedikit pegal," lanjutnya.

Stitt mengatakan ia telah bekerja sama dengan para petugas pelacak kontak ketika gejala yang dialaminya berkembang.

Menurut Stitt, mereka meyakini infeksi covid-19 yang dialaminya belum menular sebelum Sabtu (11/7).

Stitt merupakan salah satu pejabat AS yang terinfeksi covid-19 sejak virus itu mulai muncul di AS tahun ini.

Pejabat-pejabat lainnya yang terpapar antara lain Senator AS Rand Paul, yang merupakan politisi Partai Republik asal Kentucky, serta sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari partai Republik maupun Demokrat.

Jumlah kasus covid-19 AS di kawasan selatan dan barat telah melonjak sejak para pejabat setempat mulai melonggarkan pembatasan ekonomi dan sosial.

Di seluruh negeri, kasus baru sekarang tercatat rata-rata sekitar 60 ribu sehari. Oklahoma, Rabu (15/7), melaporkan peningkatan jumlah kasus untuk hari kedua berturut-turut.

Secara nasional, jumlah total kasus mendekati 3,5 juta.

Hingga saat ini, lebih dari 136 ribu warga AS meninggal karena penyakit pernapasan yang sangat menular itu.

Angka-angka di AS tersebut sejauh ini merupakan yang tertinggi di dunia.

Sejak Trump menggelar kampanye pada 20 Juni di sebuah arena dalam ruangan di Tulsa, kasus-kasus covid-19 di daerah sekitarnya telah meningkat menjadi lebih dari 5.200. Jumlah itu merupakan meningkat sebesar 219% selama empat minggu terakhir.

Kampanye Trump pada 20 Juni itu dihadiri beberapa ribu orang dan merupakan tindakan yang berlawanan dengan saran dari pejabat kesehatan
masyarakat soal pembatasan sosial.

Delapan anggota staf kampanye Trump terbukti positif mengidap covid-19 pada saat penyelenggaraan kampanye tersebut. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya