Selasa 14 Juli 2020, 15:51 WIB

Dinilai Lakukan Provokasi, Tiongkok Ancam Oposisi Hong Kong

Faustinus Nua | Internasional
Dinilai Lakukan Provokasi, Tiongkok Ancam Oposisi Hong Kong

AFP/May James
Seorang relawan memegang kertas kampanye di tengah antrean pemilihan legislatif Hong Kong.

 

TIONGKOK memperingatkan sejumlah partai prodemokrasi yang melakukan provokasi jelang pemilihan legislatif. Pemerintah daratan juga menyoroti berbagai kampanye yang diduga melanggar Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong.

"Ini adalah provokasi serius terhadap sistem pemilihan saat ini," ungkap kantor penghubung yang mewakili pemerintah Tiongkok.

Pada akhir pekan, lebih dari 600 ribu warga Hong Kong memilih calon dalam pemilihan legislatif. Meski ada peringatan dari otoritas, namun warga tetap menuju tempat pemilihan yang disediakan relawan prodemokrasi.

Baca juga: Australia Tawarkan Suaka Bagi Warga Hong Kong, Tiongkok Geram

Beijing menilai partai prodemokrasi ingin memanfaatkan protes publik untuk meraih suara mayoritas dalam legislatif. Sehingga, ada kontrol yang dapat menunda anggaran dan kebijakan legislasi.

Namun, penghubung Beijing menegaskan kampanye untuk mengambil kendali telah melanggar regulasi yang belum lama diterbitkan. "Ini diduga melanggar Pasal 22 Undang-Undang Keamann Nasional, berikut aturan pemilihan lokal lainnya," bunyi pernyataan tersebut.

Pasal 22 menyebut upaya menumbangkan kekuatan negara sebagai provokasi serius. Apalagi, menyebabkam Beijing tidak dapat menjalankan fungsi pemerintahan secara normal di Hong Kong.(AFP/OL-11)

 

Baca Juga

AFP/JOEL SAGET

Salman Rushdie dan Karyanya yang Kontroversial

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 04:45 WIB
Rushdie, keturunan India beragama Islam, yang memproklamirkan dirinya sebagai “Ateis garis keras”, menjadi terkenal setelah...
AFP/Hector RETAMAL

Shanghai Perpanjang Tes Wajib Covid-19 hingga September

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 20:50 WIB
Warga yang tidak memiliki catatan tes asam nukleat dalam waktu tujuh hari akan ditandai dengan kode kuning di sistem kesehatan...
ANTARA/Irwansyah Putra

Paspor RI Ditolak di Jerman, Ini Solusi dari Ditjen Imigrasi

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 19:00 WIB
Ditjen Imigrasi sejak 2019 menerbitkan paspor elektronik dan nonelektronik tanpa adanya kolom tanda tangan dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya