Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO), Senin (13/7), memperingatkan bahwa terlalu banyak negara yang melakukan kesalahan dalam tanggapan mereka terhadap pandemi covid-19. Hal itu berarti kehidupan normal tidak bisa kembali dalam waktu dekat.
Setelah penambahan kasus harian kasus covid-19 terbesar sebanyak 230 ribu dicatatkan pada Minggu (12/7), WHO mengatakan pandemi ini akan semakin parah kecuali semua orang menjalankan aturan menjaga jarak fisik, mencuci tangan, mengenakan masker, dan di rumah saja jika sakit.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa negara yang melonggarkan lockdown kini mengalami peningkatan angka covid-19 karena mereka tidak menjalankan metode untuk menurunkan risiko.
Baca juga: Bosan Dikarantina, Bolsonaro Minta Dites Covid-19
"Saya berkata jujur kepada kalian, tidak ada ada jalan kembali ke normal lama dalam beberapa waktu ke depan," ujar Tedros dalam konferensi pers virtual.
"Saya akan berterus terang, terlalu banyak negara yang mengambil jalan yang salah."
"Virus akan tetap menjadi musuh nomor satu namun aksi dari banyak pemerintah dan warga tidak mencerminkan hal itu," lanjutnya.
Dia menambahkan pesan yang tidak jelas dari pemimpin negara menyebabkan warga kebingungan.
"Jika pemerintah tidak mengeluarkan strategi komprehensif yang akan menekan penyebaran virus dan jika publik tidak menjalankan langkah-langkah kesehatan yang benar, kemungkinan besar jumlah kasus covid-19 akan naik lagi," tegas Tedros.
"Segalanya akan menjadi semakin buruk," pungkasnya. (AFP/OL-1)
AMERIKA Serikat keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per Kamis 22 Januari 2026. Keputusan ini berdasarkan Keputusan Presiden bernomor 14155 yang dirilis pada 20 Januari 2025.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengatakan untuk penanggulangan kusta perlu diangkat sebagai prioritas nasional.
WHO menyatakan 500 juta perempuan di dunia terkena anemia. Yuk kenali dan ketahui cara mencegahnya.
Indonesia disebut telah mengambil langkah besar melalui pendekatan primary healthcare.
Penerapan konsep UPF secara kaku dan tanpa konteks dikhawatirkan dapat menimbulkan kebingungan konseptual, menstigma produk pangan tradisional yang sejatinya bermanfaat.
Kesehatan mental pelajar semakin memprihatinkan. Data CDC dan WHO menunjukkan tingginya depresi, pikiran bunuh diri, dan kasus bullying pada remaja di sekolah.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved