Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Menlu AS Pertimbangkan Larangan Aplikasi Medsos Tiongkok

Antara
07/7/2020 19:21
Menlu AS Pertimbangkan Larangan Aplikasi Medsos Tiongkok
Tik Tok(AFP/Getty Images/Justin Sullivan )

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan pada Senin malam bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan pelarangan aplikasi media sosial Tiongkok, termasuk TikTok.

"Saya tidak ingin menyampaikannya sebelum Presiden (Donald Trump), tapi itu sesuatu yang sedang kita tinjau," kata Pompeo dalam sebuah wawancara dengan Fox News.

Sejumlah anggota parlemen AS telah menyampaikan isu tentang kekhawatiran keamanan nasional atas penanganan data pengguna TikTok. Mereka mengaku mengkhawatirkan undang-undang Tiongkok yang mewajibkan perusahaan dalam negeri "untuk mendukung dan bekerja sama dengan pekerjaan intelijen yang dikendalikan oleh Partai Komunis Tiongkok."

Aplikasi ini, yang tidak tersedia di Tiongkok, telah berusaha untuk menjauhkan diri dari akar Tiongkok-nya guna menarik perhatian khalayak global dan telah menekankan kemandiriannya dari Tiongkok.

Pernyataan Pompeo juga disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan AS-Tiongkok atas penanganan wabah virus korona, kebijakan Tiongkok untuk Hong Kong dan perang dagang selama hampir dua tahun.

TikTok, aplikasi video bentuk pendek yang dimiliki oleh ByteDance yang berbasis di Tiongkok, baru-baru ini dilarang di India bersama dengan 58 aplikasi Tiongkok lainnya setelah bentrokan perbatasan antara India dan Tiongkok.

Reuters melaporkan pada Senin malam bahwa TikTok akan keluar dari pasar Hong Kong dalam beberapa hari mendatang, memutuskan untuk melakukannya setelah Tiongkok menetapkan undang-undang keamanan nasional baru di kota semi-otonom itu. (OL-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Retno Hemawati
Berita Lainnya