Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pakar PBB memperingatkan, penyakit zoonosis--yang melompat dari hewan ke manusia--semakin meningkat dan akan terus berlanjut jika tidak ada tindakan untuk melindungi satwa liar dan melestarikan lingkungan.
Mereka menyalahkan peningkatan penyakit seperti covid-19 karena tingginya permintaan protein hewani, praktik pertanian yang tidak berkelanjutan, dan perubahan iklim.
Penyakit zoonosis yang diabaikan membunuh 2 juta orang per tahun, kata mereka.
Baca juga: India Jadi Negara Tertinggi Ketiga Kasus Covid-19
"Ilmu pengetahuannya jelas bahwa jika kita terus mengeksploitasi satwa liar dan menghancurkan ekosistem kita, kita akan melihat aliran stabil penyakit ini melompat dari hewan ke manusia di tahun-tahun mendatang," ujar wakil sekretaris jenderal dan direktur eksekutif Program Lingkungan PBB, Inger Andersen.
"Untuk mencegah wabah di masa depan, kita harus menjadi lebih berhati-hati dalam melindungi lingkungan alam kita," imbuhnya.
Covid-19 diperkirakan akan mengakibatkan biaya ekonomi global US$9 triliun selama dua tahun.
Ebola, virus Nil Barat (West Nile), dan SARS juga semua penyakit zoonosis, yang berawal pada hewan, dan membuat lompatan ke manusia.
Tapi lompatan itu tidak otomatis. Hal itu didorong, menurut laporan Environment Programme PBB dan International Livestock Research Institute (ILRI), oleh degradasi lingkungan alam--misalnya melalui degradasi lahan, eksploitasi satwa liar, ekstraksi sumber daya, dan perubahan iklim. Ini mengubah cara hewan dan manusia berinteraksi.
"Pada abad terakhir, kita telah melihat setidaknya enam wabah utama virus korona baru," kata Andersen.
"Selama dua dekade terakhir dan sebelum covid-19, penyakit zoonosis menyebabkan kerusakan ekonomi US$100 miliar,” lanjutnya.
Dia mengatakan 2 juta orang di negara berpenghasilan rendah dan menengah meninggal setiap tahun akibat penyakit zoonosis endemik yang terabaikan--seperti antraks, tuberkulosis pada sapi, dan rabies.
"Ini kerap kali merupakan komunitas dengan masalah pembangunan yang kompleks, ketergantungan yang tinggi pada ternak dan kedekatan dengan satwa liar."
Produksi daging, misalnya, telah meningkat 260% dalam 50 tahun terakhir, kata Andersen.
"Kita telah mengintensifkan pertanian, memperluas infrastruktur, dan mengekstraksi sumber daya dengan mengorbankan ruang liar kita," jelasnya.
"Bendungan, irigasi, dan peternakan terhubung dengan 25% penyakit menular pada manusia. Perjalanan, transportasi, dan rantai pasokan makanan telah menghapus perbatasan dan jarak. Perubahan iklim telah berkontribusi pada penyebaran pathogen," terang Andersen.
Laporan ini menawarkan strategi pemerintah tentang bagaimana mencegah wabah di masa depan, seperti memberikan insentif pengelolaan lahan berkelanjutan, meningkatkan keanekaragaman hayati, dan berinvestasi dalam penelitian ilmiah. (BBC/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved