Selasa 07 Juli 2020, 07:07 WIB

India Jadi Negara Tertinggi Ketiga Kasus Covid-19

Faustinus Nua | Internasional
India Jadi Negara Tertinggi Ketiga Kasus Covid-19

AFP/Xavier Galiana
Pekerja berjalan di antara jejeran tempat tidur di aula sebuah kampus di New Delhi yang diubah menjadi tempat perawatan pasien covid-19

 

INDIA menjadi negara dengan jumlah kasus virus korona baru (covid-19) tertinggi ketiga di dunia. Jumlah kasus di negara itu terus meningkat, hingga Senin (6/7), dilaporkan 24.000 kasus baru dalam 24 jam, sehingga total menjadi hampir 700.000.

Peningkatan kasus baru tersebut membuat para ahli memperkirakan akan mencapai angka 1 juta kasus dalam beberapa minggu ke depan. Sementara itu, sejumlah kritikus menuduh India melakukan sangat sedikit tes, sehingga skala sebenarnya dari pandemi ini tidak diketahui.

Negara ini telah mencatat 19.963 kematian akibat virus tersebut, jumlah yang jauh lebih rendah daripada banyak negara lain yang terkena dampak parah.

Kota-kota besar India pun terkena dampak terburuk pandemi ini seperti New Delhi dan Mumbai. Sekitar 100.000 kasus dengan 3.000 meninggal terjadi di ibu kota dan hampir 5.000 di Mumbai.

Baca juga: India Jadi Negara Terdampak Keempat Karena Covid-19 di Dunia

New Delhi telah membuka rumah sakit rujukan sementara yang baru dengan kapasitas 10.000 tempat tidur. Kota-kota lain pun mulai memperketat pembatasan dan pergerakan untuk mencegah lonjakan kasus baru.

Ibu kota negara bagian Kerala, Thiruvananthapuram, memberlakukan karantina wilayah baru sejak Senin. Transportasi umum ditutup dan hanya apotek yang diizinkan untuk dibuka.

Tindakan itu dilakukan setelah ratusan kasus baru dilaporkan terjadi di seluruh negara bagian. Otoritas dipaksa untuk mengonversi hotel, ruang pernikahan, pusat spiritual dan bahkan pelatihan kereta api untuk menyediakan perawatan bagi pasien covid-19.(France24/
OL-5)

Baca Juga

AFP

58 Ribu Orang Teken Petisi agar Libanon di bawah Mandat Prancis

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 20:08 WIB
Petisi itu berisikan keinginan untuk menempatkan Libanon di bawah mandat Prancis selama 10 tahun ke...
AFP/Mohd Rasfan

Eks Menkeu Malaysia Bantah Tuduhan Terima Suap US$ 1,5 Miliar

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 16:52 WIB
Lim Guan Eng menegaskan dirinya tidak menerima sepeser pun dari proyek terowongan bawah laut Penang. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak...
AFP/Thibault Camus

Soal Amonium Nitrat, Eks Kapten Kapal Salahkan Pemerintah Libanon

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 13:41 WIB
Kapal MV Rhosus membawa hampir 3.000 ton amonium nitrat yang kemudian ditahan otoritas Beirut lantaran gagal membayar biaya...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya