Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
JUMLAH total kasus virus korona (covid-19) yang dikonfirmasi di seluruh dunia melampaui 8 juta. Data tersebut berdasarkan penghitungan yang dilakukan Johns Hopkins University yang berbasis di Amerika Serikat hingga Senin (15/6).
Data universitas menunjukkan angka kematian global telah mencapai 435.619, sementara jumlah pasien sembuh mencapai 3,83 juta.
AS tetap menjadi negara yang paling terpukul dengan lebih dari 2,11 juta infeksi, sementara jumlah kematiannya melebihi 116.000.
Brasil, yang memiliki jumlah kasus covid-19 dan kematian terbesar di Amerika Latin, memiliki jumlah infeksi tertinggi kedua di dunia dengan lebih dari 888.200, diikuti oleh Rusia dengan sekitar 536.400 dan India dengan lebih dari 332.400. Beberapa negara Eropa juga termasuk yang paling terpukul di dunia.
Baca juga: Kasus Covid-19 Global Melampaui 7 Juta
Tiongkok, yang merupakan titik nol virus korona, telah mendaftarkan 84.339 kasus sejauh ini, termasuk 79.483 pemulihan. Sementara korban tewas negara itu mencapai 4.638. Angka yang hampir tidak berubah terus menimbulkan pertanyaan di dalam dan di luar Tiongkok.
Secara keseluruhan, virus korona baru telah menyebar ke 188 negara dan wilayah sejak pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, Desember lalu.
Meskipun jumlah kasus meningkat, kebanyakan orang yang tertular virus ini menderita gejala ringan sebelum mengalami pemulihan.(AA/OL-5)
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan ancaman biosecurity dari pandemi, penyakit tidak menular, hingga bencana alam dinilai jauh lebih berbahaya dibandingkan perang bersenjata.
BERBAGAI cara bisa dilakukan untuk memberikan dampak positif pada negeri tercinta Indonesia. Salah satunya ialah dengan melestarikan budaya batik.
"Nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus menjadi vektor utama. Keberadaan dan penyebarannya yang meluas menjadikan arbovirus sebagai ancaman serius,”
Melonjaknya angka covid-19 di negara-negara tetangga perlu menjadi sinyal kewaspadaan yang bukan hanya harus direspons otoritas kesehatan tetapi juga masyarakat.
UPAYA pengendalian resistensi antimikroba (AMR) dibutuhkan untuk mencegah kemunculan berbagai penyakit berbahaya, termasuk yang bisa menimbulkan pandemi.
Produksi masker ini. bersamaan dengan produk lain seperti kopi, keripik udang dan coklat lokal membawa Worcas mendapatkan perhatian pasar domestik internasional.
Campak lebih menular empat hingga lima kali lipat dibanding covid-19. Karenanya, cakupan imunisasi harus amat tinggi supada ada herd imunity.
Penelitian terbaru mengungkap infeksi flu biasa atau rhinovirus mampu memberi perlindungan jangka pendek terhadap covid-19.
PASCAPANDEMI, penggunaan masker saat ini mungkin sudah tidak menjadi kewajiban. Namun demikian, penggunaan masker nyatanya menjadi salah satu benda penting untuk melindungi diri.
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved