Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU kota Amerika Serikat di North Carolina melarang pelatihan pasukan kepolisiannya oleh militer Israel, sebagai akibat dari pembunuhan warga kulit hitam George Floyd, lapor The New Arab.
Dewan Durham memilih dengan suara bulat 6-0 untuk mengadopsi larangan itu, setelah petisi oleh aktivis mengumpulkan lebih dari 1.400 tanda tangan di tengah protes global terhadap rasisme dan kebrutalan polisi yang dipicu oleh pembunuhan Floyd.
Dewan mengatakan larangan itu meluas ke wilayah mana pun yang menawarkan pelatihan gaya militer kepada kepolisiannya.
"Pasukan Pertahanan Israel dan Polisi Israel memiliki sejarah panjang kekerasan terhadap orang-orang Palestina dan jews of colour (orang-orang Yahudi yang keluarga aslinya berasal dari negara-negara Afrika, Asia, atau Amerika Latin," kata petisi Demilitarize! From Durham2Palestine seperti dilaporkan, Rabu (10/6) waktu Indonesia.
"Mereka tetap menggunakan taktik pembunuhan di luar proses pengadilan, kekuatan berlebihan, profil rasial dan penindasan keadilan sosial," tambah keterangan tersebut.
"Taktik ini semakin memiliterisasi pasukan polisi AS yang berlatih di Israel, dan pelatihan ini membantu polisi menteror komunitas kulit hitam dan cokelat di AS," kata petisi itu.
Langkah ini menjadikan Durham kota pertama yang melarang pelatihan pasukannya oleh polisi dan militer Israel. Namun, kemungkinan yang mengikuti langkah kota itu bisa lebih banyak ketika pihak berwenang di seluruh AS mengambil tindakan drastis untuk mengatasi rasisme dan kebrutalan polisi di tengah beberapa protes terbesar di negara itu.
Sejumlah kelompok hak asasi manusia dan aktivis telah mengklaim penggunaan kekuatan mematikan dipicu oleh pertukaran informasi dua arah dan pelatihan antara polisi berpangkat tinggi yang bertanggung jawab atas kekerasan ini di AS dan pejabat keamanan Israel.
Kematian Floyd memicu curahan kemarahan publik tentang kebrutalan polisi yang bermotif rasial, memicu seruan untuk pembubaran departemen kepolisian di AS dan mereformasi kurikulum sekolah dengan memasukkan sejarah kolonial
Pada Minggu, mayoritas anggota dewan di Minneapolis, tempat Floyd terbunuh, telah memilih untuk menghapuskan departemen kepolisian kota, kurang dari dua minggu setelah pembunuhan Floyd yang tidak bersenjata. (Middleeastmonitor/OL-13)
Baca Juga: Bill Gates Sebut Rasisme di Amerika Sistemik
Penembakan fatal oleh agen ICE di Minneapolis memicu kemarahan publik. Lokasi kejadian hanya beberapa blok dari tempat pembunuhan George Floyd.
FBI memecat 20 agen, termasuk 15 yang terlibat insiden berlutut saat protes George Floyd 2020.
Polisi yang membunuh George Floyd, Derek Chauvin diserang dengan pisau di penjara.
Bagi bibi George Floyd, Angela Harrelson, di antara perkembangan yang paling menonjol setelah kematian keponakannya adalah pengakuan bahwa rasisme sistemik ada.
Chauvin, yang berkulit putih, divonis bersalah oleh persidangan Minnesota, dan dijatuhi hukuman penjara pada Juni tahun lalu, selama 22 tahun dan 1,5 tahun.
Kueng, yang akan menjalani kedua hukuman tersebut secara bersamaan, diberikan kredit selama 84 hari sudah dijalani.
Gianluca Prestianni dilarang bertanding oleh UEFA selama proses penyelidikan terkait dugaan aksi rasismenya terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior berlangsung.
Arne Slot menekankan bahwa tanggung jawab insan sepak bola jauh lebih besar dibanding masyarakat awam dalam menangani isu diskriminasi.
SUDAH sejak 1993 kampanye antirasisme di sepak bola digaungkan.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
anggota dpr Nyoman Parta, berharap masyarakat Bali mulai menjauhkan diri dari praktik rasisme yang kerap diarahkan kepada warga pendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved