Jumat 22 Mei 2020, 16:26 WIB

PM Jepang Cabut Status Darurat Covid-19 di Osaka

Nur Aivanni | Internasional
PM Jepang Cabut Status Darurat Covid-19 di Osaka

AFP
PM Jepang Shinzo Abe

 

PERDANA Menteri Jepang Shinzo Abe, pada Kamis (21/5), mencabut status keadaan darurat di prefektur Jepang bagian barat yaitu Osaka, Kyoto dan Hyogo, karena penyebaran virus korona baru atau covid-19 sudah cukup melambat.

Sementara itu, status keadaan darurat di wilayah metropolitan Tokyo dan Hokkaido di utara Jepang masih tetap berlaku. Abe mengatakan, kemungkinan status tersebut akan dicabut pada Senin (25/5), setelah peninjauan dilakukan oleh para pakar kesehatan.

Dikutip dari Bernama, Jumat (22/5), status keadaan darurat virus korona telah berakhir di 42 dari 47 prefektur di Jepang. Lima prefektur yang tersisa adalah Tokyo, Chiba, Kanagawa, Saitama, dan Hokkaido.

"Di daerah-daerah yang keadaan daruratnya telah dicabut, kegiatan sosial dan ekonomi bisa meningkat secara bertahap," kata Abe pada pertemuan satuan tugas pemerintah mengenai tanggap virus korona. 

"Tantangan menciptakan normal baru dimulai di seluruh negeri," tambahnya.

Baca juga: Dampak Pandemi Toyota Pangkas Produksi Mobil Jepang pada Juni

Di Tokyo dan Hokkaido, ucap Abe, jumlah infeksi telah menurun dan situasi yang dihadapi oleh rumah sakit telah membaik. Namun, Abe meminta warga di daerah itu menghindari perjalanan yang tidak penting dan perjalanan lintas batas prefektur untuk mengekang penyebaran virus.

Lebih dari 17.100 kasus virus korona telah dilaporkan di Jepang. Tokyo adalah yang paling terdampak di antara 47 prefektur, yakni ada lebih dari 5.100 kasus. (Bernama/OL-5)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

Kemlu: BNPB Berperan Penting dalam Fasilitasi Internasional

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 20:50 WIB
BNPB telah berperan aktif dalam membantu adanya fasilitasi...
AFP/Jaafar Ashtiyeh

Bahrain Tolak Produk Impor dari Permukiman Ilegal Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 19:40 WIB
Bahrain dan Uni Emirat Arab meresmikan hubungan dengan Israel pada 15 September di bawah kesepakatan yang disponsori Amerika...
AFP/Patrick Semansky

Qatar Anggap Perjanjian Abraham tidak Membantu Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 18:15 WIB
Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani juga menyampaikan masalah Palestina harus menjadi inti dari perjanjian...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya