Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

KBRI New Delhi Distribusikan Logistik untuk WNI di India

Retno Hemawati
19/4/2020 20:25
KBRI New Delhi Distribusikan Logistik untuk WNI di India
Proses pendistribusian bantuan untuk WNI di pusat karantina.(KBRI New Delhi)

KBRI New Delhi secara aktif dan bertahap melakukan pendistribusian logistik kesehatan, bahan pangan dan kebutuhan mendasar seperti sabun mandi, sampo, odol dan sikat gigi untuk WNI yang tertahan di pusat-pusat karantina, rumah sakit dan di beberapa tempat penginapan di New Delhi dan wilayah sekitar.

Proses pendistribusian bantuan untuk WNI di pusat karantina dan rumah sakit harus melewati prosedur khusus melalui koordinasi dengan pejabat kepolisian setempat, mengingat lokasi-lokasi tersebut dijaga ketat oleh personil polisi untuk menjamin sterilisasi dan keamanannya. KBRI menjalin hubungan yang baik dengan polisi yang menangani pusat-pusat karantina untuk warga asing.

Pada Sabtu (18/4) KBRI menyalurkan bantuan ke pusat karantina di Government School, Sarvodaya Bal Vidyalaya, Delhi yang menampung sekitar 107 warga asing, 87 orang di antaranya adalah WNI. Polisi setempat menyambut baik upaya KBRI New Delhi sebagai perwakilan asing yang pertama kali menyampaikan bantuan serta datang langsung untuk mengetahui kondisi WNI yang ada di wilayah karantina ini.

KBRI New Delhi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada otoritas setempat, khususnya pihak kepolisian dan otoritas kesehatan. Karena di tengah krisis penyebaran pandemik Covid-19 yang terjadi saat ini mereka senantiasa memberikan layanan perawatan dan jaminan keamanan bagi WNI yang sedang dalam proses karantina maupun yang menjalani perawatan, meski jasa mereka saat ini juga masih sangat dibutuhkan untuk mengurus warga India sendiri.  

Sejak India memberlakukan kebijakan lockdown tanggal 26 Maret hingga saat ini, sebanyak 461 paket bantuan berupa logistik kesehatan, bahan makanan, vitamin, dan kebutuhan dasar lainnya telah didistribusikan KBRI New Delhi ke beberapa titik konsentrasi karantina, rumah sakit dan tempat penampungan sementara lainnya. Selain di wilayah New Delhi, distribusi bantuan juga dilakukan di beberapa negara bagian melalui bantuan WNI yang telah menetap lama di India maupun mahasiswa yang tinggal dekat dengan titik konsentrasi.

KBRI New Delhi terus berkomunikasi dengan para WNI yang tertahan di India untuk memastikan kondisi mereka dalam keadaan baik. Selain itu, KBRI juga menyebarkan berbagai himbauan kepada WNI untuk senantiasa mematuhi peraturan dan regulasi serta bersikap kooperatif kepada otoritas setempat.

Jumlah WNI yang tertahan di India hingga saat ini tercatat sebanyak 826 orang dan 717 di antaranya adalah Jamaah Tabligh. (RO/OL-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Retno Hemawati
Berita Lainnya