Sabtu 11 April 2020, 09:17 WIB

Kompak, Google-Apple Buat Sistem Pelacakan Covid-19

mediaindonesia.com | Internasional
Kompak, Google-Apple Buat Sistem Pelacakan Covid-19

AFP/Alain Jocard
Seorang pria menggunakan ponselnya untuk mengambil foto logo raksasa teknologi AS, Google.

 

DUA raksasa teknologi dunia, Google dan Apple, berkolaborasi untuk membuat sistem pelacakan penyebaran virus korona (covid-19). Sistem itu berpotensi menjangkau sepertiga populasi dunia.

Apple dan Google akan menambahkan teknologi ke platform telepon pintar, yang mengingatkan pengguna jika melakukan kontak dengan orang positif covid-19. Kedua raksasa teknologi itu akan memanfaatkan teknologi Bluetooth untuk melacak pergerakan orang, lalu dengan siapa mereka telah melakukan kontak dekat.

Baca juga: Microsoft Bing Luncurkan Peta Covid-19 Interaktif

Dalam semangat kolaborasi ini, Google dan Apple mengumumkan upaya bersama terkait potensi penggunaan teknologi Bluetooth. Program ini membantu pemerintah dan lembaga kesehatan untuk melawan penyebaran virus korona. Kedua perusahaan memastikan privasi pengguna dan keamanan dalam sistem.

Sejumlah organisasi kesehatan masyarakat telah mengidentifikasi pelacakan kontak sebagai alat untuk menekan penyebaran covid-19. Bahkan, berbagai otoritas kesehatan global mengembangkan teknologi penelusuran kontak.

Melanjutkan upaya itu, Apple dan Google segera meluncurkan solusi komprehensif yang mencakup antarmuka pemrograman aplikasi (API). Berikut, teknologi tingkat sistem operasi untuk membantu pelacakan kontak.

Baca juga: TikTok akan Sumbang US$250 Juta untuk Perangi Covid-19

Mengingat kebutuhan begitu mendesak, kedua perusahaan berencana mengimplementasikan solusi ini dalam langkah bertahap, seraya mempertahankan perlindungan kuat di sekitar privasi pengguna.

Pertama, pada Mei mendatang, kedua perusahaan akan merilis API yang memungkinkan interoperabilitas antara perangkat Android dan iOS. Itu menggunakan aplikasi dari otoritas kesehatan masyarakat. Aplikasi resmi akan tersedia bagi pengguna melalui aplikasi Google dan Apple.

Kedua, dalam beberapa bulan mendatang, Apple dan Google akan bekerja untuk mengaktifkan platform penelusuran kontak berbasis Bluetooth yang lebih luas. Hal itu dengan membangun fungsi di dalam platform dasar.(Ant/OL-11)

 

 

 

 

Baca Juga

AFP

Panglima AL Jerman Mundur Atas Pernyataan Kontroversial Krisis Ukraina

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 23 Januari 2022, 07:20 WIB
KEPALA Angkatan Laut Jerman Kay-Achim Schoenbach telah mengundurkan diri menyusul pernyataan kontroversial mengenai krisis di...
AFP/Sam Yeh

Kasus Covid-19 di Taiwan Malonjak 70 Karyawan di Taoyuan Positif

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 07:05 WIB
TAIWAN mengalami lonjakan kasus COVID-19 pada Sabtu (22/1) setelah 70 karyawan pabrik elektronik di zona perdagangan bebas Kota Taoyuan,...
Biro Pers Setpres

Jokowi Sayangkan Kekerasan di Myanmar Terus Berlanjut

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Minggu 23 Januari 2022, 00:11 WIB
Jokowi menegaskan otoritas militer Myanmar harus memberikan akses terhadap Utusan Khusus Ketua...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya