Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Amerika Serikat (AS), pada Minggu (5/4), meminta adanya strategi nasional melawan virus korona (covid-19) kepada Gedung Putih, yang menyebar dengan cepat ketika jumlah kematian melonjak, dan otoritas kesehatan pun memperingatkan bahwa minggu mendatang bisa menyerupai ‘momen Pearl Harbor’.
Jumlah korban tewas akibat covid-19 di AS merayap menuju angka 10.000 ketika pusat pandemi di New York merenggut ratusan nyawa, yang hilang dalam sehari, dan rumah sakit bersiap dengan kedatangan pasien baru yang terinfeksi. Anthony Fauci, ilmuwan senior Amerika yang memerangi pandemi di Amerika Serikat, memperingatkan peningkatan yang mengancam dengan mengatakan bahwa orang Amerika harus bersiap menghadapi 'minggu yang buruk’.
“Saya tidak akan mengatakan kita mengendalikannya,” kata Fauci kepada CBS, seperti dikutip dari AFP, Minggu (5/4). “Itu akan menjadi pernyataan yang salah,” tambahnya.
Ahli Bedah AS, Jerome Adams, bahkan menyampaikan peringatan yang lebih mengerikan. “Terus terang, ini akan menjadi minggu paling sulit dan paling menyedihkan dalam kehidupan kebanyakan orang Amerika,” katanya kepada Fox News.
“Ini akan menjadi momen Pearl Harbor kita, momen 9/11 kita, hanya itu tidak akan dilokalisasi,” tambahnya. Adams mengatakan orang Amerika harus terus berlatih untuk menjaga jarak sosial dan tetap berada di rumah, setidaknya dalam kurun waktu 30 hari.
Gubernur New York, Andrew Cuomo, mengatakan jumlah korban kematian akibat virus korona di negara bagian yang paling terdampak itu naik menjadi 4.159. Angka tersebut naik dari 3.565 sehari sebelumnya. Itu ialah pertama kalinya jumlah korban meninggal hari demi hari turun. Pada Sabtu, jumlah kematian mencapai 630 dalam 24 jam. Namun, Cuomo mengatakan bahwa terlalu dini untuk mengatakan apakah kasus virus korona akan turun dengan cepat setelah puncaknya atau menurun perlahan.
“Kami tidak akan tahu selama beberapa hari ke depan apakah naik atau turun,” kata Cuomo. Saat ini, di negara bagian AS tersebut melaporkan ada 122.031 infeksi yang dikonfirmasi.
Sementara itu, gubernur negara bagian lainnya menyuarakan kekhawatiran bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump belum menawarkan rencana kebijakan yang terpadu. Gubernur Michigan, Gretchen Whitmer, mengatakan tidak adanya strategi nasional dalam memerangi epidemi virus korona di AS akan menciptakan situasi yang lebih buruk. “Covid-19 akan berlangsung lebih lama dan lebih banyak orang akan sakit,” katanya di Fox News.
“Lebih banyak nyawa mungkin hilang. Kita bukan musuh satu sama lain,” tambahnya.
Pelonggaran pembatasan
Di sisi lain, pejabat Italia mengatakan, pada Minggu (5/4), mereka mungkin harus segera mempertimbangkan mengenai pelonggaran pembatasan setelahmelihat angka kematian harian akibat virus korona turun ke level terendah dalam lebih dari dua minggu.
Dikutip dari Channel News Asia, kemarin, 525 kematian covid-19 resmi yang dilaporkan layanan perlindungan sipil ialah angka korban tewas terendah negara itu sejak 427 kematian yang dicatat pada 19 Maret.
Angka tersebut juga mewakili penurunan 23% dari 681 kematian yang dilaporkan pada Sabtu (4/4). Saat ini, ada 15.887 orang meninggal akibat virus korona di Italia.
“Kurva telah mulai menurun dan jumlah kematian sudah mulai menurun,” kata Direktur Lembaga Kesehatan Nasional ISS Italia, Silvio Brusaferro. “Jika data ini dikonfirmasi (dalam beberapa hari mendatang), kita harus mulai berpikir tentang fase 2,” katanya,
mengacu pada pelonggaran karantina wilayah atau lockdown.
Lebih lanjut, pejabat juga melaporkan pada Minggu adanya penurunan pertama dalam jumlah pasien covid-19 yang tidak kritis, yang menerima perawatan rumah sakit, di 22 wilayah negara itu. Angka itu turun dari 29.010 pada Sabtu menjadi 28.949 pada Minggu. Jumlah pasien dalam kondisi kritis pun turun dari 3.994 pada Sabtu menjadi 3.977 pada Minggu, penurunan berturutturut kedua. (CNA/AFP/I-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved