Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan Eropa sekarang menjadi pusat infeksi virus korona baru (Covid-19).
"Eropa sekarang telah menjadi pusat pandemi," kata Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam konferensi pers virtual, Jumat (13/3).
Tedros mendesak negara-negara untuk mengambil atau menggunakan langkah-langkah agresif, mobilisasi masyarakat dan jarak sosial untuk menyelamatkan nyawa.
"Jangan biarkan api ini menyala," tegasnya.
Komentarnya muncul ketika beberapa negara Eropa melaporkan peningkatan tajam dalam infeksi dan kematian akibat Covid-19. Italia telah mencatat jumlah korban harian tertinggi.
Ada 250 kematian yang tercatat selama 24 jam terakhir, dengan total menjadi 1.266 jiwa, dengan 17.660 infeksi secara keseluruhan.
Spanyol, negara Eropa yang terkena dampak terburuk setelah Italia, melaporkan lonjakan 50% dalam jumlah korban yang meninggal menjadi 120 orang pada Jumat. Infeksi meningkat menjadi 4.231 kasus.
Perdana Menteri Pedro Sanchez mengatakan keadaan siaga akan mulai berlaku pada Sabtu (14/3) selama dua minggu. Lebih dari 132.500 orang telah didiagnosis dengan Covid-19 di 123 negara di seluruh dunia, menurut WHO. Jumlah total kematian telah mencapai sekitar 5.000 jiwa, sebuah angka yang digambarkan oleh Tedros sebagai tonggak tragis.
"Eropa sekarang telah menjadi pusat pandemi, dengan lebih banyak kasus dan kematian yang dilaporkan daripada seluruh dunia, selain dari Tiongkok," terang Tedros.
"Lebih banyak kasus sekarang dilaporkan setiap hari daripada yang dilaporkan di Tiongkok pada puncak epidemik," imbuhya.
baca juga: Waspada Korona, Semua Gereja Katolik di Roma Ditutup
Selain peningkatan di Spanyol dan Italia, Prancis kini telah mengonfirmasi 2.876 kasus dan 79 kematian, naik dari total 61 kematian pada Kamis. Jerman telah mengalami 3.062 kasus dan lima kematian. Ada 798 infeksi yang dikonfirmasi di Inggris dan 11 kematian. (BBC/OL-3)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Virus Nipah adalah virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui kontak langsung dengan hewan, virus ini juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama ingatkan kewaspadaan terhadap Flu Burung, MERS-CoV, Super Flu, & Virus Nipah. Simak risiko dan data terbaru WHO 2026 di sini.
Mengonsumsi ikan akan memberi energi, protein dan berbagai jenis nutrien yang penting bagi kesehatan.
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved