Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Para perawat yang berada di garis depan dalam perjuangan Korea Selatan melawan wabah virus Covid-19 mengenakan plester di dahi, pipi, dan hidung mereka. Perban tersebut kini menjadi tanda kehormatan bagi mereka.
Mereka memasang perban sebelum melakukan shift di Keimyung University Daegu Dongsan Hospital, di selatan kota yang menjadi wabah nasional terbesar di luar Tiongkok. Perban, plester, dan selotip melindungi wajah mereka dari luka yang menyakitkan yang dapat berkembang ketika mereka merawat pasien virus korona selama berjam-jam.
Tim perawat yang kerja full time dan sukarelawan bekerja di rumah sakit itu, salah satu yang terbesar di kota, dan perban muncul untuk mewakili upaya pengorbanan diri mereka. "Saya berusaha keras," kata perawat Kim Eun-hee, dikutip dari AFP, Jumat (13/3).
Para perawat mendapat pujian atas upaya mereka. Pujian tersebut disampaikan lewat sebuah poster di portal perusahaan Naver Korea Selatan. Tulisannya "Kalian benar-benar pahlawan bagi saya. Saya sangat berterima kasih kepada kalian".
Baca juga: Tiongkok dan Korsel Buktikan Virus Korona Bisa Dikendalikan
Surat dukungan juga ditampilkan di rumah sakit. "Seluruh bangsa ada di belakang kalian," bunyi salah satu surat tersebut, dari seseorang yang mengirim termometer dan makanan ringan.
Perwakilan rumah sakit Jung Sang-min mengatakan sekitar 200 perawat bekerja shift selama delapan jam di fasilitas itu dan hampir setengah dari mereka adalah sukarelawan.
"Lebih banyak perawat memakai perban daripada dokter karena mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk merawat pasien. Para perawat adalah orang-orang yang benar-benar mendedikasikan paling banyak dalam pertarungan ini," jelas Jung.
Korea Selatan pada Jumat (13/3) melaporkan 110 infeksi baru. Angka tersebut terendah selama tiga minggu dan untuk pertama kalinya angkanya kurang dari jumlah pasien pulih yang dipulangkan. "Sebentar lagi sesuatu yang baik akan terjadi," kata perawat Park Hye-mi kepada AFP. (OL-14)
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol divonis penjara seumur hidup. Ia terbukti mendalangi pemberontakan melalui upaya darurat militer pada Desember 2024 lalu.
Bank Woori Saudara hadirkan WBK Pre-Registration Service untuk mempermudah WNI membuka rekening dan mengakses layanan perbankan di Korea Selatan.
BANDUNG International Food & HoReCa Expo (BIFHEX) yang memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya, yang merupakan ajang B2B terbesar di Jawa Barat.
Dua atlet ski lintas alam Korea Selatan didiskualifikasi dari Olimpiade Milan-Cortina setelah peralatan mereka terdeteksi mengandung zat fluor terlarang.
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved