Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
UNI Eropa (UE) akan memberikan €2.000 atau $2.225 kepada masing-masing imigran di kamp-kamp yang penuh sesak di Yunani, untuk bersedia untuk kembali ke negara asal mereka. Komisaris urusan Dalam Negeri UE, Ylva Johansson mengumumkan skema tersebut di Athena pada Kamis (12/3) yang telah disepakati oleh pemerintah Yunani.
Dia mengatakan hal tersebut hanya sementara, terbuka untuk satu bulan saja. Dan hanya untuk imigran yang tiba sebelum 1 Januari. Dia mengatakan ada 5.000 imigran yang memenuhi syarat untuk kembali ke negara asal secara sukarela.
Bulan ini, ratusan imigran dan pengungsi dengan kapal telah mencapai pulau-pulau Yunani di dekat Turki. Kamp-kamp di pulau tersebut sudah dihuni hampir 42.000 pencari suaka, meskipun kamp-kamp tersebut dirancang untuk sekitar 6.000 orang. Badan bantuan Medecins Sans Frontieres (MSF), yang bekerja di pulau-pulau itu, mengatakan lebih dari 14.000 imigran adalah anak-anak.
"Pria, perempuan dan anak-anak hidup dalam kondisi yang mengerikan di tempat yang penuh sesak ini. Dalam ketakutan yang terus menerus dan dengan akses yang sangat mendasar ke layanan seperti toilet, pancuran, listrik," kata Stephan Oberreit, kepala misi MSF di Yunani, dikutip dari BBC, Kamis (12/3).
"Tim kami di klinik di seberang kamp Moria menerima sekitar 70 anak per hari, termasuk anak-anak yang menderita penyakit kronis. Kami tidak dapat memberikan perawatan yang layak," tambahnya.
Komisaris urusan Dalam Negeri UE Ylva Johansson mengatakan tujuh negara anggota UE telah setuju untuk menampung setidaknya 1.600 anak-anak yang tidak didampingi dari kamp-kamp, yang dipandang sangat rentan.
Para imigran adalah warga Suriah yang melarikan diri dari perang saudara, tetapi ada juga warga Afghanistan, Pakistan, dan Afrika Barat. Tidak jelas berapa banyak yang akan memenuhi syarat untuk status pengungsi.Badan-badan bantuan menganggap Suriah terlalu berbahaya bagi para imigran untuk dikirim kembali ke sana. Tetapi beberapa negara asal lainnya, seperti Pakistan, dianggap cukup aman.
Juru bicara Oxfam bidang migrasi UE, Florian Oel menilai semua pemerintah Uni Eropa telah menghindari tanggung jawab mereka atas krisis imigran, bukan hanya Yunani. Dia mengatakan situasinya tetap sangat buruk sejak 2016, ketika Turki menandatangani perjanjian dengan UE untuk menghentikan aliran imigran yang jauh lebih besar ke Eropa.
baca juga: Duterte Umumkan Penguncian Manila Untuk Cegah Penyebaran Korona
"Mitra Uni Eropa harus berbagi tanggung jawab bagi mereka yang datang, itu berarti negara harus menampung pengungsi ke negara mereka sendiri dan melakukan prosedur suaka di sana. Mereka harus menyetujui aturan permanen," terangnya.
Namun, ia menyambut pengumuman Uni Eropa mengenai penampungan bagi anak-anak yang tidak didampingi sebagai langkah awal yang baik. Peningkatan jumlah imigran terbaru di perbatasan Yunani terjadi setelah Turki mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menghentikan mereka yang mencoba memasuki Yunani. (BBC/OL-3)
Suriah kerahkan ribuan tentara dan roket ke perbatasan Libanon demi cegah penyelundupan senjata serta infiltrasi milisi di tengah eskalasi konflik Israel-Hizbullah.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
K PBB cabut sanksi terhadap eks kelompok HTS. Langkah ini memperkuat legitimasi transisi politik Presiden Ahmed al-Sharaa pascajatuhnya rezim Assad di Suriah.
Pemerintahan Trump bersiap menarik seluruh pasukan AS dari Suriah dalam beberapa bulan ke depan. Fokus militer kini bergeser ke arah ketegangan yang memuncak dengan Iran.
Amerika Serikat dan pasukan sekutu melancarkan serangan besar ke target ISIS di Suriah sebagai balasan atas serangan mematikan terhadap pasukan AS.
AS serang target ISIS di Suriah sebagai pembalasan atas tewasnya 3 anggota militer. Menhan Pete Hegseth tegaskan komitmen Trump bela rakyat dan keamanan AS.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat semakin parah dan meluas mengakibatkan ribuan rumah terus terandam banjir yang kerap terjadi tiap tahun
Berdasar catatan BPBD Pati, akibat banjir tersebut sebanyak 2.921 rumah warga terdampak dan 432 keluarga (1.060 jiwa) hingga saat ini masih mengungsi.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved