Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan ancaman virus korona baru (Covid) menjadi pandemi yang sangat nyata. Tetapi wabah di negara-negara disebut masih dapat dikendalikan melalui kombinasi tindakan pengendalian dan mitigasi.
"Sekarang setelah virus memiliki pijakan di banyak negara, ancaman pandemi menjadi sangat nyata," ujar Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers Senin (9/3) waktu setempat, seperti dikutip AFP
"Tapi itu akan menjadi pandemi pertama yang bisa dikendalikan. Intinya adalah kita memerangi virus ini," imbuhnya.
Empat negara bertanggung jawan atas 93% dari hampir 110.000 kasus di seluruh dunia, kata Tedros.
"Kami mendorong Italia mengambil langkah-langkah agresif untuk membendung epidemi (Covid-19) dan kami berharap langkah-langkah itu terbukti efektif dalam beberapa hari mendatang," tambahnya.
baca juga: Akibat Korona, Italia Lakukan Karantina Secara Nasional
Jumlah kematian di Eropa akibat virus korona telah mencapai 500, orang pada Senin (9/3). Ini termasuk lompatan terbaru khususnya di Italia yang jumlah kasus meninggal terus meningkat, dari 366 menjadi 463 orang meninggal. Sedangkan negara lain di Eropa yang terpapar Covid-19 adalah Prancis (21 meninggal), Spanyol (16 meninggal), Inggris (4 meninggal), Belanda (tiga meninggal), Swiss (dua meninggal), dan Jerman (dua meninggal). (OL-3)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Virus Nipah adalah virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui kontak langsung dengan hewan, virus ini juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama ingatkan kewaspadaan terhadap Flu Burung, MERS-CoV, Super Flu, & Virus Nipah. Simak risiko dan data terbaru WHO 2026 di sini.
Mengonsumsi ikan akan memberi energi, protein dan berbagai jenis nutrien yang penting bagi kesehatan.
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved