Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam sebuah pertemuan dengan anggota Kongres Amerika Serikat (AS), pejabat intelijen AS menyebut Rusia ikut campur dalam kampanye pemilihan presiden (pilpres) 2020 agar Presiden AS, Donald Trump, terpilih kembali.
Menurut sumber anonim, pejabat intelijen mengingatkan gerakan Rusia yang berupaya mengacaukan integritas suara dalam pilpres pada November mendatang. Hal itu dilakukan demi meningkatkan suara Trump pada periode kedua.
"Mereka (Rusia) mendukung satu kandidat," kata sumber tersebut. Kandidat yang dimaksud adalah Trump. Namun, sang sumber menolak untuk menjelaskan lebih lanjut. Komite Partai Republik pun belum merespons terkait kabar tersebut.
The New York Times melaporkan sehari setelah pertemuan, Trump menegur pejabat Direktur Intelijen Nasional, Joseph Maguire, karena mengizinkan stafnya untuk tampil di depan komite. Itu mengacu keterangan dari lima orang yang mengetahui masalah tersebut.
Baca juga: Tim Kuasa Hukum Tegaskan Trump Tak Lakukan Kesalahan
Trump kemudian mengganti Maguire dengan Richard Grenell, seorang loyalis Trump, yang menjabat sebagai duta besar untuk Jerman sejak 2018. Masih dalam laporan The New York Times, Trump menyinggung kehadiran Ketua Komite Intelijen DPR AS, Adam Schiff, dalam pertemuan tersebut. Schiff diketahui memimpin proses pemakzulan Trump, dengan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi kinerja Kongres AS.
Sejauh ini, Gedung Putih belum memberikan komentar. Sementara itu, The Guardian melaporkan kehadiran Schiff diyakini Trump untuk memberikan informasi kepada lawannya dalam pilpres mendatang.
Para pejabat AS sudah lama memperingatkan bahwa Rusia dan negara-negara lain berusaha ikut campur dalam kampanye pilpres AS 2020. Komunitas intelijen AS menyimpulkan Rusia sengaja menggunakan berita palsu, serangan dunia maya dan metode lain dalam operasi yang bertujuan memenangkan Trump dalam pilpres 2016.
Akhirnya, Trump memang menang dari pesaingnya Hillary Clinton, yang diusung Partai Demokrat. Akan tetapi, Rusia kemudian membantah tuduhan tersebut.(AFP/The Guardian/OL-11)
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Perdana Menteri Store menegaskan bahwa pemerintah Norwegia tidak memiliki kewenangan dalam penentuan penerima Hadiah Nobel Perdamaian.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved