Jumat 14 Februari 2020, 13:14 WIB

Jika AS-Israel Buat Kesalahan, Iran Siap Menyerang

Nur Aivanni | Internasional
Jika AS-Israel Buat Kesalahan, Iran Siap Menyerang

AFP/Atta Kenare
Mayor Jenderal Hossein Salami memberikan penghormatan kepada massa pendukung pemerintah yang melakukan demonstrasi di Teheran.

 

IRAN menyatakan siap menyerang Amerika Serikat (AS) dan Israel jika kedua negara mengambil tindakan yang memicu kemarahan.

"Jika Anda membuat kesalahan sekecil apa pun, kami akan menyerang Anda berdua," kata Mayor Jenderal Hossein Salami dalam pidatonya pada upacara 40 hari kematian komandan tertinggi Qassem Soleimani, Jumat (14/2).

Soleimani, yang merupakan kepala Pasukan Quds, dibunuh pesawat tak berawak AS di Baghdad pada 3 Januari. Dia tewas bersama komandan milisi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis.

Juru bicara Garda Revolusi, Ramezan Sharif, menilai kasus pembunuhan Soleimani mengarah pada pembebasan Yerusalem.

Baca juga: Ketegangan Iran-AS Picu Kenaikan Harga Minyak Dunia

"Pembunuhan Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis yang dilakukan pengecut AS mengarah pada pembebasan Yerusalem," pungkas Ramezan.

Pekan lalu, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyebut Iran akan mendukung kelompok bersenjata Palestina semaksimal mungkin. Dia mendesak Palestina untuk menentang rencana AS terkait perdamaian Israel-Palestina.

Sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan sebuah rencana pembentukan negara Palestina dengan pengawasan ketat. Akan tetapi, memungkinkan Israel untuk mengambil alih permukiman Yahudi yang diperebutkan di Tepi Barat. Para pemimpin Palestina menolak rencana tersebut karena dianggap bias ke arah Israel.

Secara terpisah, Soleimani mendesak warga Iran untuk mendukung Khamenei dan berharap faksi politik harus mengesampingkan perbedaan. Dia membuat seruan itu dalam wasiat yang dibacakan Kepala Pasukan Quds baru, Brigadir Jenderal Esmail Ghaani, dalam sebuah upacara di Teheran.(Channelnewsasia/OL-11)

 

 

Baca Juga

AFP/Gianluigi Guercia

Dukung Ulama Saudi, Dewan Fatwa UEA Kecam Ikhwanul Muslimin

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 November 2020, 13:36 WIB
Ribuan anggotanya telah dipenjarakan di Mesir sering kali dengan tuduhan menghasut...
AFP/JUSTIN TALLIS

AstraZeneca Akui Vaksinnya Perlu Uji Coba Tambahan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 27 November 2020, 11:01 WIB
Studi tambahan akan dijalankan untuk mengevaluasi dosis yang lebih rendah yang menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada dosis penuh...
AFP/MARTIN BUREAU

Kasus Covid-19 di Prancis Turun Akibat Lockdown

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 27 November 2020, 10:54 WIB
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan jumlah pasien dengan covid-19 yang dirawat di rumah sakit terus turun sebanyak 662 orang menjadi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya