Selasa 21 Januari 2020, 06:30 WIB

Korban Coronavirus Pertama Ditemukan di Korsel

Willy Haryono | Internasional
Korban Coronavirus Pertama Ditemukan di Korsel

AFP/STR
Petugas kesehatan membawa pasien masuk ke dalam sebuah rumah sakit di Wuhan.

 

KOREA Selatan (Korsel) mengonfirmasi kasus pertama penyakit pneumonia terkait varian baru virus jenis coronavirus yang ditemukan di Kota Wuhan, Tiongkok. Kemunculan perdana di Korsel itu meningkatkan kekhawatiran 'pneumonia Wuhan' dapat menyebar di seantero Asia.

Menurut laporan Yonhap, Senin (20/1), otoritas kesehatan Korsel mengatakan seorang perempuan terkonfirmasi positif terjangkit virus usai sempat mengunjungi Kota Wuhan, pekan lalu.

Saat tiba di Bandara Internasional Incheon, ia mengalami demam, masalah pernapasan, dan gejala lainnya.

Pemeriksaan lanjutan mengonfirmasi perempuan tersebut terjangkit penyakit mirip Sindrom Pernapasan Akut atau SARS.

Baca juga: Tiongkok Waspadai Penyebaran Pneumonia

Menurut laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel, perempuan tersebut sudah dibawa dan dirawat di sebuah rumah sakit.

Tiongkok mengatakan varian baru coronavirus ini tidak menular. Namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mengesampingkan kemungkinan terjadinya penularan antar manusia dalam kondisi tertentu.

Selain Tiongkok dan Korsel, virus baru ini dilaporkan juga muncul di Thailand dan Jepang.

Sementara itu, otoritas kesehatan Tiongkok melaporkan penyakit pneumonia misterius ini telah menyebar ke seantero negeri, termasuk di ibu kota Beijing.

Hal itu menimbulkan kekhawatiran mendalam karena jutaan warga Tiongkok mulai melakukan perjalanan pulang kampung di momen liburan Hari Raya Imlek.

'Negeri Tirai Bambu' itu juga mengonfirmasi pasien ketiga yang meninggal dunia akibat pneumonia misterius. Jumlah kasus coronavirus di Tiongkok kini mencapai hampir 140.

Varian baru coronavirus ini pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan. Sepanjang akhir pekan kemarin, otoritas Wuhan mencatat ada 136 terduga pasien pneumonia misterius.

Sementara di Beijing, otoritas setempat mengatakan dua orang yang sempat pergi ke Wuhan tengah dirawat atas keluhan pneumonia. Keduanya dilaporkan berada dalam kondisi stabil.

Di Guangdong, pria berusia 66 tahun dikarantina sejak 11 Januari karena mengalami demam dan gejala lainnya setelah mengunjungi keluarga di Wuhan. (OL-1)

Baca Juga

Alexei Druzhinin / Sputnik / AFP

Vladimir Putin Terancam Dikiritik saat di Forum Ekonomi Dunia

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 23:13 WIB
Negara-negara Barat sedang mempertimbangkan kemungkinan penerapan sanksi baru terhadap Rusia atas perlakuan pemerintah Rusia terhadap...
AFP/Mladen Antonov

Soal Vaksin Tiongkok tidak Ingin Bersaing dengan India

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 22:56 WIB
Pemerintah Tiongkok tidak ingin terlibat persaingan atau berkonfrontasi soal vaksin Covid-19 dengan...
 World Economic Forum (WEF) / AFP

Pemimpin Dunia Diingatkan agar tidak Picu Perang Dingin Baru

👤Adiyanto 🕔Senin 25 Januari 2021, 22:22 WIB
Xi mengatakan konfrontasi/perang akan selalu berakhir dengan merugikan kepentingan setiap negara dan mengorbankan kesejahteraan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya