Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG warga negara Indonesia (WNI) bernama Reynhard Sinaga dihukum seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris, Senin (6/1).
Reynhard terbukti bersalah atas 159 kasus perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban pria selama rentang waktu dua setengah tahun dari 1 Januari 2015 hingga 2 Juni 2017.
Bahkan, di antara 159 kasus terdapat 136 perkosaan dan ada beberapa korban yang diperkosa berkali-kali.
Hakim Suzanne Goddard mengatakan dalam putusannya bahwa ia harus menjalani 30 tahun hukuman penjara sebelum diperbolehkan mengajukan pengampunan.suzanne pun menyebut Reynhard sebagai 'predator seksual setan' yang tak menunjukkan rasa bersalah.
Polisi setempat menemukan bukti kuat berupa video perkosaan dengan durasi ratusan jam di ponsel milik Reynhard. Bukti yang sudah diamankan polisi itu mengindikasikan korbannya bisa mencapai 190 orang baik pria dan wanita.
Baca juga: Krisis Politik, Tiongkok Pecat Kepala Perwakilannya di Hong Kong
Dilansir dari The Guardian, Reynhard berasal dari Jambi pada 1983. Ia memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter dan datang ke Inggris menggunakan visa pelajar pada 2007. Ia tinggal selama 10 tahun hingga akhirnya ditangkap pada 2 Juni 2017. Reynhard disebut mendapatkan bantuan biaya hidup selama di Inggris.
Reynhard sendiri ialah seorang mahasiswa Indonesia yang tengah mengambil studi doktoral pada Juni 2017. Ia tinggal di Manchester dan telah memiliki tiga gelar magister.
Salah satu rekan Reynhard di Gay Village, menyebut sang predator ini punya sosok lemah lebut dan sopan.
"Ia sopan dan lemah lembut, jadi tak bisa dibayangkan ia bisa melakukan hal yang tak diinginkan," ucapnya.
Reynhard pun dikenal narsis dan tidak pernah menyembunyikan orientasi seksualnya.
Rekannya di Manchester pun tak mengetahui jika Reynhard menjadi terdakwa kasus pemerkosaan terbesar dalam sejarah Inggris.
Reynhard menjalankan aksinya dengan cara memancing korban untuk masuk apartemennya. Ia kemudian memberikan minuman yang telah dicampur obat bius.
Setelah korban tak sadarkan diri, ia lantas melakukan serangan seksual dan mendokumentasikannya. Reynhard pun mengklaim bahwa aksinya dilakukan dengan dasar suka sama suka. (BBC/OL-1)
PEMERINTAH Indonesia tengah menyiapkan evakuasi gelombang kedua warga negara Indonesia atau WNI dari Iran di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan kepulangan 22 WNI dari Iran merupakan bukti kehadiran negara dalam melindungi warganya di tengah situasi darurat internasional.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran
Menlu Sugiono ungkap sulitnya evakuasi WNI dari Iran akibat penutupan ruang udara. Cek jadwal kedatangan 10 WNI berikutnya pada 11 Maret 2026 di sini.
Kemlu imbau WNI tunda perjalanan ke Timur Tengah akibat eskalasi keamanan. Simak update repatriasi 22 WNI dari Iran per 10 Maret 2026 di sini.
Kementerian Luar Negeri mengevakuasi gelombang pertama WNI dari Iran akibat situasi Timur Tengah yang tidak menentu. 22 WNI dijadwalkan tiba hari ini di Bandara Soekarno-Hatta.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Sebuah studi terbaru mengungkap adanya korelasi mengejutkan antara diagnosis kanker dengan peningkatan risiko perilaku kriminal pada pasien.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved