Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump berada di ambang pemakzulan setelah panel DPR AS, Jumat (13/12), menyepakati orang nomor satu itu menyalahgunakan kekuasaannya dan menghalangi penyelidikan Kongres.
Kesepakatan tersebut membuat nasib Trump akan ditentukan dalam voting di Kongres dan Senat AS pada pekan depan.
Anggota Partai Demokrat dan Republik yang duduk di Komisi Hukum DPR AS melakukan voting yang berakhir 23-17 untuk menyepakati dua dakwaan pemakzulan terhadap Trump.
"Hari ini adalah hari yang sangat menyedihkan," ujar Ketua Komite Hukum DPR AS Jerry Nadler selepas voting yang berlansung cepat setelah Partai Demokrat dan Partai Republik berdebat selama 14 jam.
Baca juga: AS-Tiongkok Capai Kesepakatan Dagang
Panel itu merekomendasikan agar DPR AS meratifikasi kedua dakwaan itu sebelum voting oleh seluruh anggota parlemen AS yang akan bisa membuat Trump menjadi presiden ketiga yang dimakzulkan sepanjang sejarah 'Negeri Paman Sam' itu.
Dakwaan pertama menyebut Trump menyalahgunakan kekuasaannya ketika menahan dana bantuan militer sebesar US$391 juta untuk Ukraina untuk mendesak negara itu menyelidiki calon lawannya dalam pemilu AS yang akan datang.
Dakwaan kedua menyebut Trump dengan sengaja menghalangi penyelidikan oleh Kongres AS dengan menolak bekerja sama. Dakwaan kedua itu disebut Partai Demokrat baru pertama kali terjadi sepanjang sejarah AS.
Pemakzulan oleh DPR AS akan memicu pengadilan pada tahun depan di Senat. Namun, mengingat Senat didominasi oleh perwakilan Partai Republik, Trump akan selamat dari upaya penggulingan dirinya. (AFP/OL-2)
Iran menegaskan belum ada negosiasi langsung dengan AS dan menyebut kontak baru sebatas mediator, memukul klaim Washington soal diplomasi.
Trump mengklaim Iran mengirim 20 kapal tanker minyak ke AS lewat Selat Hormuz sebagai tanda hormat, di tengah negosiasi yang disebut makin dekat.
Aksi No Kings yang ketiga sekaligus terbesar berlangsung pada 28 Maret 2026 di Amerika Serikat. Menurutnya, para demonstran memandang kebijakan pemerintahan Trump
AKSI protes besar-besaran menentang pemerintahan Presiden Donald Trump kembali berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat dalam gelombang demonstrasi bertajuk No Kings.
DEPARTEMEN Pertahanan Amerika Serikat tengah merancang skenario serangan darat ke Iran untuk beberapa pekan di tengah pengerahan personel AS ke Timur Tengah.
Gerakan No Kings mengguncang Amerika Serikat setelah aksi massa serentak digelar di lebih dari 3.300 titik di seluruh 50 negara bagian pada Sabtu (28/3).
PERWAKILAN Demokrat Al Green dari Texas mengatakan ia baru saja mengajukan Pasal-Pasal Pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump atas dugaan ancaman pembersihan etnis di Gaza.
EKS Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terbang tetap membantah bersalah dalam kasus yang jika terbukti dapat membuatnya dipenjara puluhan tahun.
Otoritas federal AS dan Kepolisian Capitol memperingatkan bahwa orang-orang yang terkait dengan kelompok milisi telah membahas serangan 4 Maret kepada Partai Demokrat.
Pimpinan minoritas Senat AS dari Partai Republik Mitch McConnell menyampaikan teguran pedas terhadap Donald Trump pada Sabtu (13/2), meskipun memberikan suara membebaskan Trump.
Donald Trump selamat dari persidangan pemakzulan kedua pada Sabtu (13/2). Senat AS membebaskannya atas tuduhan penghasutan penyerangan Gedung Capitol AS.
Tindakan Trump tidak melanggar hukum karena sesuai dengan Amandemen Pertama Konstitusi AS yang menjamin hak untuk kebebasan berbicara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved