Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia dan Filipina untuk membebaskan tiga nelayan Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayyaf.
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, menyampaikan hal itu terkait rekaman video dari ketiga WNI soal permintaan uang tebusan yang diunggah di media sosial akhir pekan lalu.
“Kami sedang berkoordinasi dengan otoritas Malaysia dan Filipina untuk upaya pembebasan sandera tersebut,” tutur Judha di Jakarta, kemarin.
Mereka bernama Maharudin Lunani, 48, bersama anaknya, yaitu Muhammad Farhan, 27, dan sepupu Farhan bernama Samiun Maneu, 27. “Kami bekerja di Malaysia. Kami ditangkap kelompok Abu Sayyaf pada 24 September 2019. Kami harap bos kami membantu kami untuk bebaskan kami,” kata Samiun dalam video itu. Ia juga menyebut kelompok itu meminta uang tebusan 30 juta peso atau sekitar Rp8 miliar.
Media Malaysia, The Star, melaporkan bahwa kelompok Abu Sayyaf menangkap Maharudin, Farhan, dan Samiun ketika ketiganya tengah melaut dan memancing udang di Pulau Tambisan, Lahad Datu, Sabah, Malaysia. Kawasan itu bisa dicapai dalam beberapa jam menggunakan perahu dari perbatasan Malaysia-Filipina, yaitu Provinsi Tawi-tawi, Filipina.
Dilaporkan bahwa dua kapal kecil merapat dari bagian buritan dan tujuh orang bertopeng dengan senapan menaiki kapal tersebut sekitar pukul 23.58 waktu setempat.
Perairan tersebut memang dikenal rawan pembajakan dan penyanderaan oleh kelompok bersenjata dari selatan Filipina, seperti Abu Sayyaf.
Komisaris Kepolisian Negara Bagian Sabah, Omar Mammah, mengatakan, berdasarkan informasi yang didapat dari otoritas Filipina, sang penculik telah meminta tebusan serupa kepada pihak keluarga beberapa hari setelah penyanderaan terjadi. Meski begitu, Omar enggan mengatakan jumlah tebusan yang diminta penyandera. (Uca/Ant/X-11)
Kehidupan masyarakat pesisir di Karimunjawa mengalami perubahan karena dampak dari perubahan iklim yang terus menerus.
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Rodrigo Duterte menghadapi sidang konfirmasi dakwaan di ICC terkait perang narkoba berdarah di Filipina. Meski menolak hadir karena alasan kesehatan, keluarga korban menuntut keadilan.
Panduan lengkap cara nonton Olimpiade Musim Dingin 2026 Milano Cortina di Indonesia. Link streaming resmi, jadwal TVRI Sport, dan tips nonton gratis.
Temukan profil lengkap atlet dan negara ASEAN yang berlaga di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. Thailand hingga Singapura siap beraksi!
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Kapal feri MV Trisha Kerstin 3 tenggelam di perairan Filipina Selatan saat menuju Pulau Jolo. Sedikitnya 15 orang tewas dan operasi SAR besar-besaran sedang berlangsung.
Kapal feri M/V Trisha Kerstin 3 tenggelam di Filipina Selatan saat menuju Pulau Jolo. Sedikitnya 8 orang tewas dan operasi penyelamatan besar-besaran tengah dilakukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved