Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ALEXEI Leonov, komonaut legendaris Uni Soviet yang merupakan orang pertama yang berjalan di luar angkasa pada 1965, Jumat (11/10), tutup usis di Moskow di usia 85 tahun karena sakit.
Badan Luar Angkasa Rusia Roscosmos mengatakan mereka sangat sedih mengumumkan kematian Kosmonaut Nomor 11 yang dua kali mendapatkan penghargaan tertinggi Rusia, the Hero of the Soviet Union.
Ucapan belasungkawa berdatangan dari berbagai penjuru dunia dengan badan luar angkasa negara Barat memuji kontribusi Leonov.
"Ini adalah sebuah kehilangan besar bagi seluruh planet," ujar Kosmonaut Oleg Kononenko.
Asisten Leonov, Natalia Filimonova, mengatakan Leonov meninggal dunia di Rumah Sakit Burdenko, Moskow, setelah sakit lama.
Baca juga: Presiden Ukraina Pecahkan Rekor Konferensi Pers Terlama
Presiden Rusia Vladimir Putin mengirimkan ucapan belasungkawa untuk istri dan anak Leonov sembari menyebut kosmonot itu sebagai seorang pelopor dan pahlawan.
"Mereka saling mengenal. Putin sangat mengagumi keberanian Leonov," ujar juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
Astrinot Kanada Chris Hadfield mencicit, "Salah satu orang terbaik yang pernah saya temui. Alexei Arkhipivich Leonov, seniman, pemimpin, spacewalker, dan teman. Saya menghormati Anda."
NASA dan Badan Luar Angkasa Eropa juga memuji kiprah Leonov.
"Aksinya berjalan di luar angkasa mengawali sejarah aktivitas yang membuat perawatan Stasiun Luar Angkasa Internasional bisa dilakukan," cicit NASA.
Leonov merupakan legenda di Rusia dan kiprahnya diabadikan lewat sejumlah film.
Film karya Stanley Kubric pada 1968, 2001: A Space Odyssey memasukkan rekaman Leonov bernafas di luar angkasa.
Misi Leonov pada 1961 juga diabadikan dalam film Rusia keluaran 2017 The Spacewalker.
Sebuah kawan di sisi jauh Bulan diberi nama Leonov pada 1970. (AFP/OL-2)
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved