Kamis 10 Oktober 2019, 07:09 WIB

Turki Mulai Hantam Kurdi di Suriah

Basuki Eka Purnama | Internasional
Turki Mulai Hantam Kurdi di Suriah

AFP/Delil SOULEIMAN
Warga sipil meninggalkan rumah mereka saat Turki melancarkan serangan ke wilayah Suriah dengan target kelompok Kurdi.

 

TURKI melancarkan serangan besar-besaran terhadap wilayah yang dikuasai Kurdi di barat laut Suriah, Rabu (9/10) dengan melakukan pengeboman yang dilanjurkan dengan invasi pasukan darat.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan serangan itu lewat Twitter. Tidak lama berselang, jet dan serangan artileri dilancarkan terhadap posisi Kurdi di perbatasan. Hal itu menyebabkan ribuan warga sipil melarikan diri.

Serangan itu dilanjutkan dengan operasi darat pada Rabu (9/10) sore.

Pengamat yang bermarkas di Inggris Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) mengatakan 16 milisi Kurdi tewas dalam serangan itu.

Baca juga: Pasukan Turki Masuk ke Perbatasan Suriah

Kementerian Pertahanan Turki mengklaim serangan mereka telah menghancurkan 181 target 'kelompok teror' Kurdi.

Serangan Turki itu sudah diramalkan sejak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Minggu (6/10), mengumumkan menarik pasukan AS dari perbatasan Suriah.

Meski begitu, serangan Turki itu memicu kecaman internasional serta dijadwalkannya sidang darurat di Dewan Keamanan PBB pada Kamis (10/10). (AFP/OL-2)

 

Baca Juga

AFP

Jerman Laporkan Kasus Pertama Cacar Monyet pada Anak

👤Ant 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 23:52 WIB
Kasus tersebut menimpa seorang anak perempuan berusia 4 tahun yang tinggal serumah dengan dua orang dewasa yang...
AFP/GIORGIO VIERA

Republik Bela Trump yang Rumahnya Digeledah FBI

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 16:34 WIB
Politikus Partai Republik di DPR AS Kevin McCarthy mengatakan Departemen Kehakiman yang dipimpin Jaksa Agung Merrick Garland...
AFP

Tiongkok Rilis Buku Putih, Peringatkan Tidak akan Tolerir Separatis di Taiwan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 15:45 WIB
Dokumen tersebut menguraikan bagaimana Tiongkok bermaksud untuk mengklaim Wilayah Taiwan melalui berbagai insentif ekonomi dan tekanan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya