Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper mengumumkan Washington akan mengerahkan 200 tentara ke Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan kerajaan.
Pengerahan itu bersamaan dengan pengiriman rudal patriot untuk membantu pertahanan udara negara itu setelah serangan terhadap instalasi minyak Saudi yang ditudingkan kepada Iran.
"Mengingat serangan baru-baru ini terhadap Kerajaan Arab Saudi, dan atas undangan mereka, Menteri Pertahanan Mark T. Esper hari ini mengumumkan AS akan mengerahkan peralatan-peralatan berikut ini ke kerajaan: satu baterai Patriot, empat radar Sentinel, sekitar 200 dukungan personel," ujar juru bicara Pentagon, Jonathan Hoffman.
Keputusan itu diambil seminggu setelah Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yakin AS akan mengangkat masalah ini selama pertemuan Majelis Umum PBB di New York minggu ini.
Baca juga: Serangan Kilang Minyak Saudi Aksi Perang Iran
AS semakin menuding Iran atas serangan terhadap fasilitas minyak Aramco di Saudi timur yang memangkas produksi minyak kerajaan. Serangan-serangan itu telah diklaim oleh pemberontak Houthi di Yaman yang didukung oleh Teheran.
Namun Iran membantah terlibat dalam serangan itu, ketika ketegangan regional meningkat di tengah spekulasi pembalasan dari AS dan sekutunya.
"Penempatan pasukan ini akan menambah pertahanan udara dan rudal kerajaan atas infrastruktur militer dan sipil yang kritis. Penempatan ini menambah kehadiran pasukan AS yang sudah signifikan di kawasan itu," kata Hoffman.
"Penting untuk dicatat bahwa langkah-langkah ini merupakan demonstrasi komitmen kami kepada mitra regional, dan keamanan serta stabilitas di Timur Tengah," tandasnya.(OL-5)
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
PRESIDEN AS Donald Trump tengah mempertimbangkan semua opsi terkait situasi dengan Iran, termasuk melancarkan serangan kuat dan menentukan. CNN melaporkan itu pada Rabu (28/1).
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada awal 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
IRAN menyatakan bahwa mereka masih mempertahankan kendali penuh atas wilayah darat, bawah laut, dan udara Selat Hormuz di tengah kekhawatiran akan kemungkinan serangan AS terhadap Teheran.
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Mengenal budaya 'Hafawah' Arab Saudi. Mengapa melayani tamu adalah seni dari hati bagi masyarakatnya?
Presiden Donald Trump membentuk Board of Peace untuk perdamaian Gaza. Indonesia, Saudi, hingga Turki resmi bergabung, sementara Putin masih mempertimbangkan.
Menhaj menjelaskan alasan petugas haji 2026 dilatih semi-militer. Fokus pada disiplin, kesiapan fisik-mental, dan tantangan medan di Arab Saudi.
Melihat gaya bermain Jepang yang mengandalkan penguasaan bola (possession) dan kecepatan transisi, kedua calon lawan ini menawarkan tantangan yang sangat berbeda secara taktikal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved