Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan rasis yang menyingung imigran. Lewat akun Twitter pribadinya @realDonaldTrump, Trump menyerang anggota Kongres AS perempuan dari Partai Demokrat yang progresif. Dalam pernyataannya, Trump meminta beberapa anggota Kongres tersebut untuk pulang ke kampung halamannya.
Pernyataan itu mengundang ombak kecaman dari pelbagai anggota kongres AS serta masyarakat luas. Bakal calon presiden AS Joe Biden mengatakan,"Rasisme dan xenofobia tidak mempunyai tempat di AS."
Senator dari Partai Demokrat Elizabeth Warren memandang pernyataan Trump adalah serangan rasis dan xenofobia terhadap anggota Kongres perempuan dari Partai Demokrat. Sementara, Senator Kamala Harris menekankan serangan Trump sangat tidak mencerminkan nilai-nilai Amerika.
Baca juga: Iran Tegaskan Siap Berdialog dengan AS
Ketua DPR Nancy Pelosi yang selama ini bersikap kurang bersahabat terhadap anggota-anggota kongres asal Demokrat yang vokal dan liberal, kali ini bersikap membela koleganya.
"Saya menolak komentar xenofobia @realDonaldTrump yang dapat memecah belah bangsa. Pernyataan Trump menghidupkan kembali agenda "Make America Great Again" yang selalu mengutamakan kulit putih," tegas Pelosi membalas komentar Trump di Twitter.
Cuitan Trum memang tidak menyebut nama, tapi publik mudah mengetahui jika anggota kongres yang dimaksud ialah lexandria Ocasio-Cortez dari New York, Ilhan Omar dari Minnesota, Rashida Tlaib dari Michigan dan Ayanna Pressley dari Massachusetts. Lahir di Detroit, Tlaib adalah warga AS keturunan Palestina yang pertama kali terpilih sebagai anggota Kongres. Sementara itu, Omar yang merupakan imigran asal Somalia, menjadi perempuan Muslim berkulit hitam pertama yang mengisi kursi parlemen.
Adapun Ocasio-Cortez, yang lahir di New York, adalah perempuan berdarah Puerto Rico. Sedangkan Pressley yang lahir di Cincinnati, merupakan warga Afrika-Amerika pertama dari Massachusetts yang berhasil menembus Kongres. Keempat anggota Kongres perempuan tidak tinggal diam. Mereka merespons pernyataan Trump melalui jejaring sosial.
Suami Melania Trump itu memiliki rekam jejak panjang sebagai penebar peryataan beraroma SARA. Ia merupakan pendorong teori konspirasi "birther", bahwa Barack Obama tidak dilahirkan di tanah AS. Menurutnya, secara hukum Obama tidak dapat menjadi presiden. Tahun lalu, sang presiden diketahui menyebut negara-negara di Afrika jatuh miskin, sekaligus menyoroti invasi imigran..
"Mengapa mereka tidak kembali (ke daerah asal) dan berkontribusi untuk memperbaiki tempat yang benar-benar hancur dan penuh kejahatan. Setelah itu, mereka bisa kembali dan tunjukkan kepada kita bagaimana hal itu harus dilakukan," cuit Trump. (AFP/OL-8)
....and viciously telling the people of the United States, the greatest and most powerful Nation on earth, how our government is to be run. Why don’t they go back and help fix the totally broken and crime infested places from which they came. Then come back and show us how....
— Donald J. Trump (@realDonaldTrump) July 14, 2019
Presiden AS Donald Trump siap dukung serangan Israel ke Iran. Kapal induk USS Gerald R. Ford dikerahkan saat perundingan nuklir di Jenewa memanas. Cek faktanya.
Donald Trump umumkan Dewan Perdamaian (BoP) siapkan US$5 miliar atau Rp84 triliun dan pasukan stabilisasi untuk rekonstruksi Gaza. Cek detail rencana besarnya.
PEMERINTAH mematangkan persiapan menjelang kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat, salah satunya soal tarif dagang. Itu dibahas saat pertemuan Prabowo
MANTAN Perdana Menteri Inggris Liz Truss, mendapat kritikan tajam setelah tertangkap kamera bersama Donald Trump meskipun Trump. Trump sebelumnya melontarkan gambar rasis pada Barack Obama
Presiden Amerika Serikat Barack Obama menanggapi video rasis yang dibagikan Presiden Donald Trump secara online. Obama menyebutnya sebagai ‘pengalihan perhatian’
MANTAN Presiden Amerika Serikat Barack Obama menanggapi video rasis yang diunggah oleh akun media sosial Presiden Donald Trump, awal bulan ini. Obama digambarkan sebagai kera.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved