Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Pakistan Imran Khan menulis sebuah surat untuk PM India Narendra Modi. Mengutip beberapa sumber diplomatik, kantor berita Express Tribune melaporkan bahwa isi surat adalah ucapan selamat atas kemenangan PM Modi dalam pemilihan umum dan permintaan dialog beragam isu, termasuk wilayah sengketa Kashmir.
"PM Imran menuliskan bahwa perdamaian dan kesejahteraan di kawasan hanya dapat dicapai melalui stabilitas, dan itulah mengapa kerja sama (dengan India) merupakan hal penting," lapor Express Tribune, Jumat 7 Juni 2019.
Baca juga: Facebook Cabut Aplikasi dari Produk Huawei
Selain itu, PM Imran juga menuliskan bahwa rasa "saling menghormati" antara Pakistan dan India merupakan hal penting bagi pertumbuhan kawasan, dan kemiskinan di kedua negara juga dinilai hanya bisa dihapuskan melalui dialog.
Menurut laporan Indian Express, surat dari PM Imran tiba di tangan PM Modi melalui saluran diplomatik sekitar dua hari lalu, yakni Rabu 5 Juni.
Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi juga menuliskan surat serupa untuk Menlu India S Jaishankar. Seperti PM Imran, Qureshi juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Jaishankar sebagai Menlu India dan mengajaknya untuk membicarakan "berbagai hal penting."
Sebelumnya, PM Imran telah mengucapkan selamat kepada Modi pada 26 Mei, tiga hari usai Partai Bharatiya Janata menang dalam pemilu. Ia mengekspresikan kesediaannya untuk bekerja bersama PM Modi demi kemajuan di kawasan.
Namun pada Kamis kemarin, Kementerian Urusan Eksternal India menegaskan bahwa PM Imran dan Modi belum memiliki rencana untuk melakukan pertemuan bilateral, termasuk dalam konferensi di Bishkek, Kirgistan, pada 13-14 Juni mendatang.
Spekulasi mengenai pertemuan bilateral di Kirgistan muncul usai Sekretaris Luar Negeri Pakistan Sohail Mahmood, yang juga merupakan utusan negaranya untuk India, tiba di New Delhi pada Selasa malam.
Baca juga: Tarif Trump Rusak Sistem Perdagangan Global
Kashmir terbagi antara India dan Pakistan sejak berakhirnya kekuasaan kolonial Inggris pada 1947. Tetapi kedua negara sama-sama mengklaim kawasan secara keseluruhan.
Hampir 70 ribu orang tewas dalam sengketa perbatasan antara pasukan India dan militan Pakistan di Kashmir sejak 1989. (Medcom/OL-6)
Startup India Sarvam AI mengejutkan dunia dengan Sarvam Vision dan Bulbul, model AI lokal yang mengungguli Google Gemini dan DeepSeek dalam OCR dan suara.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk meningkatakan kewaspadaan pencegahan virus nipah terutama saat bepergian ke negara-negara seperti India dan Banglades
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Presiden AS Donald Trump resmi menurunkan tarif barang India menjadi 18%. Sebagai gantinya, PM Narendra Modi sepakat menghentikan pembelian minyak Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved