Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan peringatan yang tidak menyenangkan kepada Iran pada Minggu (19/5). Dia mengatakan bahwa jika republik Islam itu menyerang kepentingan AS, Iran akan dihancurkan.
"Jika Iran ingin bertarung, itu akan menjadi akhir resmi Iran. Jangan pernah mengancam Amerika Serikat lagi," kata Trump dalam tweet.
Ketegangan antara Washington dan Teheran meningkat ketika Amerika Serikat mengerahkan sekelompok kapal induk dan pembom B-52 ke Teluk merespons apa yang disebut AS 'ancaman' dari Iran. Yang dilakukan AS ini telah disambut skeptisisme di luar Amerika Serikat.
Gedung Putih telah mengirim sinyal beragam dalam beberapa hari terakhir di tengah beberapa laporan media AS tentang perselisihan di kabinet Trump tentang betapa sulitnya untuk menekan musuh bebuyutan Washington, Iran.
Pemerintahan Trump telah memerintahkan staf diplomatik yang tidak penting keluar dari Irak. AS mengutip adanya ancaman dari kelompok-kelompok bersenjata Irak yang didukung Iran. AS pun mengirim sebuah kapal induk dan pembom B-52 berat ke wilayah tersebut.
Pada Minggu (19/5), sebuah roket Katyusha ditembakkan ke kantor-kantor pemerintah dan perumahan di Zona Hijau di Baghdad, termasuk kedutaan dan misi AS. Tidak jelas siapa yang berada di balik serangan itu.
Tidak ingin berperang
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif meremehkan adanya prospek perang baru di wilayah itu pada Sabtu (18/5). Menlu Zarif mengatakan Teheran menentang dan tidak ada partai yang berada di bawah "ilusi" yang bisa dihadapi oleh republik Islam itu.
"Kami yakin tidak akan ada perang karena kami tidak ingin perang juga dan tidak ada yang memiliki ilusi bahwa mereka dapat menghadapi Iran di wilayah ini," kata Menlu Zarif seperti dikutip Kantor Berita yang dikelola pemerintah, IRNA di akhir kunjungannya ke Tiongkok.
Hubungan Iran-AS mencapai titik terendah tahun lalu ketika Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir 2015 dan menerapkan kembali sanksi sepihak yang sebelumnya telah dicabut sebagai imbalan bagi Teheran yang meninggalkan program nuklirnya.
Arab Saudi menyerukan pembicaraan regional darurat untuk membahas ketegangan Teluk yang meningkat. Arab mengatakan bahwa mereka tidak ingin perang dengan Iran tetapi siap untuk mempertahankan diri.
Raja Salman mengundang para pemimpin Teluk dan negara-negara anggota Liga Arab ke dua pertemuan darurat di Mekkah pada 30 Mei untuk membahas agresi dan konsekuensinya. Rilis kantor berita resmi kerajaan SPA, Sabtu (18/5).
Menlu Arab Saudi untuk urusan luar negeri, Adel al-Jubeir, mengatakan negaranya tidak ingin berperang dengan Iran, tetapi akan mempertahankan diri. ''Arab Saudi tidak menginginkan perang, tidak mencarinya, dan akan melakukan segalanya untuk mencegahnya."
Qatar mengukur ketegangan yang meningkat dengan mengatakan mereka tidak percaya AS atau Iran menginginkan perang di kawasan itu.
"Presiden AS Donald Trump mengatakan dia tidak menginginkan perang, dan saya tidak berpikir Iran menginginkan perang," kata menteri negara untuk urusan luar negeri Sultan al-Muraikhi. (AFP/I-1)
Pendeta Franklin Graham memicu kontroversi di Gedung Putih setelah mengklaim Iran ingin memusnahkan Yahudi dan menyebut Donald Trump dipilih Tuhan.
Penilaian tersebut juga menunjukkan bahwa Iran masih menyimpan banyak rudal serta rudal jelajah pertahanan pesisir dalam jumlah yang signifikan.
Pola tersebut menunjukkan bahwa lebih banyak negara sedang bernegosiasi dengan Iran untuk mengamankan jalur bagi kapal melalui Selat Hormuz.
Menurut anggaran Badan Pertahanan Rudal AS pada 2025, radar AN/TPY-2 berharga 136 juta dolar Amerika (sekitar Rp2,31 triliun).
Menurut Panetta, seiring berlanjutnya konflik, risiko terhadap infrastruktur produksi dan distribusi energi juga semakin meningkat.
Sekitar 20 juta barel minyak melintasi selat tersebut setiap hari.
Robot bawah laut otonom Mako diuji di Great Barrier Reef untuk menanam benih lamun secara presisi. Teknologi ini diklaim mampu mempercepat restorasi.
Menlu Sugiono bertemu Sekjen PBB António Guterres di New York, bahas Palestina, Board of Peace, dan partisipasi Presiden Prabowo Subianto.
Menlu Sugiono bertemu Wakil Palestina di PBB, bahas Solusi Dua Negara, Board of Peace, dan kesiapan Indonesia kirim pasukan perdamaian ke Gaza.
Pengamat militer Khairul Fahmi menilai kehadiran Indonesia di Board of Peace dan rencana 8.000 TNI ke Gaza krusial cegah dominasi politik Israel.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved