Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump meningkatkan pertempuran Washington melawan Huawei pada Rabu, secara efektif melarang titan telekomunikasi dari pasar AS.
Dalam perintah eksekutifnya, Trump melarang perusahaan-perusahaan AS menggunakan perangkat telekomunikasi asing yang diyakini menimbulkan risiko keamanan bagi negara itu.
Sekretaris pers Gedung Putih, Sarah Huckabee Sanders, mengatakan langkah darurat nasional yang diambil Trump merupakan bagian dari komitmennya untuk melindungi teknologi dan layanan informasi serta komunikasi AS.
"Presiden telah menjelaskan bahwa pemerintahan ini akan melakukan apa yang diperlukan untuk menjaga Amerika tetap aman dan sejahtera serta melindungi Amerika dari musuh asing yang secara aktif dan mengeksploitasi kerentanan dalam inftastruktur dan layanan teknologi informasi di AS," kata Sanders.
Kendati tak mengungkap pihak mana yang dianggap sebagai ancaman, para analis menduga bahwa perintah eksekutif Trump itu ditujukan untuk perusahaan telekomunikasi asal Tiongkok, Huawei.
Huawei membantah tudingan AS dan negara Barat lainnya bahwa mereka melakukan kegiatan mata-mata. Ia mengklaim selalu menaati peraturan hukum yang berlaku di negara-negara terkait.
"Membatasi Huawei dari melakukan bisnis di AS tidak akan membuat AS lebih aman atau lebih kuat sebaliknya, ini hanya akan membatasi AS ke alternatif yang lebih mahal," kata Huawei.
Daftar hitam
Departemen Perdagangan menindaklanjuti perintah Trump itu dengan menyasar langsung pada raksasa teknologi itu dengan menambahkannya ke daftar hitam yang akan membuat perusahaan lebih sulit untuk menggunakan komponen penting AS dalam ponsel, peralatan telekomunikasi, database, dan elektronik lainnya.
Biro Industri dan Keamanan Commerce (BIS) mengatakan juga akan menambahkan Huawei dan afiliasinya ke daftar entitas atas dugaan pelanggaran sanksi Iran.
Daftar itu mengharuskan perusahaan AS mendapatkan lisensi dari BIS untuk penjualan atau transfer teknologi AS ke perusahaan atau orang dalam daftar itu.
"Lisensi dapat ditolak jika penjualan atau transfer akan membahayakan keamanan nasional AS atau kepentingan kebijakan luar negeri," bunyi pernyataan Departemen Perdagangan.
"Ini akan mencegah teknologi Amerika dari digunakan oleh entitas milik asing yang berpotensi merusak keamanan nasional AS atau kepentingan kebijakan luar negeri," kata Mendag Wilbur Ross.
Instansi pemerintah AS sudah dilarang membeli peralatan dari Huawei, pemimpin dalam perkembangan pesat teknologi 5G.
Beijing sangat marah dengan langkah-langkah AS membatasi penggunaan peralatan dari perusahaan Tiongkok, termasuk Huawei dan perusahaan lainnya, ZTE.
"AS telah menyalahgunakan kekuatan nasionalnya untuk secara sengaja mendiskreditkan dan menekan perusahaan Tiongkok dengan cara apa pun, yang tidak terhormat atau adil," kata juru bicara Kemenlu Geng Shuang.
"Kami mendesak pihak AS untuk menghentikan penindasan yang tidak masuk akal terhadap perusahaan-perusahaan Tiongkok dengan dalih keamanan nasional," kata juru bicara itu. (AFP/I-1)
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Perdana Menteri Store menegaskan bahwa pemerintah Norwegia tidak memiliki kewenangan dalam penentuan penerima Hadiah Nobel Perdamaian.
Huawei MatePad 12 X 2026 hadir dengan layar 12 inci 144Hz PaperMatte, Kirin T92B, RAM 12GB, baterai 10.100 mAh, dan fitur produktivitas setara PC.
Huawei FreeClip 2 rilis di RI: driver dual-diaphragm, AI NPU deteksi bising, baterai 38 jam, 5,1 g/earbud, IP57. Harga Rp2,899 juta. Mulai dijual 15 Jan 2026 resmi.
Perangkat audio itu hadir dengan desain yang unik, salah satu modelnya mengusung casing dengan desain yang terinspirasi dari kain denim dengan warna dan tekstur yang mirip.
Huawei kembali meluncurkan seri smartwatch terbarunya, Huawei Watch GT 6 Pro dan Huawei Watch GT 6, yang menggabungkan desain elegan dan performa tangguh.
Huawei kembali pimpin daftar smartphone terbaik 2025. Pura 80 Ultra raih skor tertinggi DxOMark, kalahkan iPhone 16 Pro Max dan Galaxy S25.
Jam ini memiliki sensor X-TAP, sebuah fitur yang saat ditekan mampu mengaktifkan tiga sensor utama yakni EKG, PPG, dan sensor tekanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved