Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DIABETISI dan penyedia insulin di Inggris menimbun obat tersebut sebagai antisipasi kemungkinan kelangkaan seandainya Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan dalam tempo sebulan ke depan.
"Saya sudah melakukannya sejak dua bulan lalu," ujar David Burns, guru berusia 37 tahun asal London.
"Saya biasanya mengambil insulin sebulan sekali. Kini, saya mengambilnay setiap dua pekan. Saya akan terus melakukan itu hingga saya diyakinkan stoknya akan aman."
"Namun, tampaknya kita akan mengalami Brexit tanpa kesepakatan dan negara kami dalam posisi yang tidak menguntungkan," imbuhnya.
Baca juga: Theresa May Dorong Perjanjian Damai Konflik Yaman
Diabetisi Inggris yang berjumlah 3,7 juta jiwa, termasuk Perdana Menteri Theresa May, menggantungkan stok insulin mereka pada impor dari Eropa.
Hormon yang normalnya dihasilkan oleh pankreas itu membantu diabetisi mengelola gula darah mereka.
Brexit tanpa kesepakatan berarti akan ada perubahan pada bea cukai dan kebijakan kesehatan yang bisa menyebabkan hambatan di perbatasan.
London dan Brussels mengatakan mereka berusaha menghindari skenario itu namun warga Inggris masih was-was menjelang tenggat 29 Maret mendatang. (AFP/OL-2)
Pemerintah Inggris investasi £100 juta buka kembali pabrik CO2 di Teesside. Langkah darurat ini diambil guna menjaga pasokan pangan di tengah konflik Iran.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Wabah meningitis MenB di Inggris terkait klaster kampus. Kenali gejala awal, cara penularan, dan langkah pencegahannya.
UKHSA melaporkan 29 kasus penyakit meningokokus di Kent, Inggris, dengan dua korban jiwa. Otoritas kesehatan terus lakukan vaksinasi dan pemberian antibiotik.
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved