Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM sebuah langkah tidak terduga, Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau memecat Duta Besar Kanada untuk Tiongkok, John McCallum. Keputusan itu diambil lantaran komentar McCallum mengenai kasus ekstradisi petinggi Huawei, memicu kisruh politik.
McCallum dinilai mempermalukan kebijakan pemerintahan Trudeau. Dia mengatakan Direktur Keuangan Huawei, Meng Wanzhou, dapat membuat argumen yang kuat agar tidak dikirim ke Amerika Serikat (AS).
Kalangan legislator oposisi dan mantan duta besar menuding McCallum melakukan campur tangan politik di luar kewajaran dalam peristiwa yang merusak hubungan antara Kanada dan Tiongkok.
Meng, putri pendiri Huawei, ditangkap di Vancouver bulan lalu, atas dugaan pelanggaran sanksi AS terhadap Iran. Tiongkok kemudian menahan dua warga negara Kanada dengan alasan keamanan nasional.
Baca juga: AS Upayakan Ekstradisi Meng Wanzhou
Tidak berhenti sampai di situ, Pengadilan Tiongkok mengadili kembali seorang warga Kanada yang dipenjara karena menyelundupkan obat-obatan terlarang. Dia dijatuhi hukuman mati.
"Tadi malam, saya mendesak dan menerima pengunduran diri John McCallum sebagai Duta Besar Kanada untuk Tiongkok," ujar Trudeau dalam keterangan resmi. Namun, dia tidak menjelaskan alasan pemecatan tersebut.
Padahal, Kamis (24/1) lalu, Trudeau mengatakan dirinya tidak memiliki rencana untuk menggantikan McCallum, yang telah meminta maaf atas pernyataannya awal pekan ini.
Surat kabar Toronto Star, dalam edisi Jumat (25/1), mengutip ucapan McCallum bahwa apabila Washington membatalkan permintaan ekstradisi, dampaknya positif bagi Kanada.
McCallum, 68, yang merupakan mantan anggota kabinet Liberal, bukan seorang diplomat terlatih.
Profesor Universitas Brock, Charles Burton, mantan diplomat Kanada yang pernah bertugas di Tiongkok, memandang komentar McCallum mengenai kemungkinan Meng terhindar dari ekstradisi, memberikan isyarat kepada Tiongkok bahwa taktik garis kerasnya berhasil.
"Dia (McCallum) benar-benar membuat dirinya dalam posisi sulit. Dia memang harus merelakan jabatannya, karena pernyataannya tidak mendukung kebijakan PM Kanada," tukas Burton melalui sambungan telepon.
Dia pun mengimbau Trudeau segera menunjuk utusan khusus untuk menangani perselisihan.
Juru bicara Tredeau dan Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland, enggan berkomentar saat ditanyai terkait pemecatan McCallum. (Theguardian/OL-2)
Tragedi berdarah terjadi di Tumbler Ridge, Kanada. Sembilan orang tewas dalam penembakan di sekolah dan sebuah rumah. Pelaku diduga mengakhiri hidupnya sendiri.
Hubungan antara Kanada dan AS saat ini sedang mendingin setelah Presiden Donald Trump memberlakukan tarif pada barang-barang Kanada.
Sekelompok aktivis berpakaian ala Robin Hood merampok toko Rachelle Béry di Montreal. Hasil curian dibagikan gratis sebagai bentuk protes atas inflasi pangan.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Donald Trump menyerang PM Kanada Mark Carney di Davos, menyebut Kanada hidup dari "pemberian" AS.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
Huawei MatePad 12 X 2026 hadir dengan layar 12 inci 144Hz PaperMatte, Kirin T92B, RAM 12GB, baterai 10.100 mAh, dan fitur produktivitas setara PC.
Huawei FreeClip 2 rilis di RI: driver dual-diaphragm, AI NPU deteksi bising, baterai 38 jam, 5,1 g/earbud, IP57. Harga Rp2,899 juta. Mulai dijual 15 Jan 2026 resmi.
Perangkat audio itu hadir dengan desain yang unik, salah satu modelnya mengusung casing dengan desain yang terinspirasi dari kain denim dengan warna dan tekstur yang mirip.
Huawei kembali meluncurkan seri smartwatch terbarunya, Huawei Watch GT 6 Pro dan Huawei Watch GT 6, yang menggabungkan desain elegan dan performa tangguh.
Huawei kembali pimpin daftar smartphone terbaik 2025. Pura 80 Ultra raih skor tertinggi DxOMark, kalahkan iPhone 16 Pro Max dan Galaxy S25.
Jam ini memiliki sensor X-TAP, sebuah fitur yang saat ditekan mampu mengaktifkan tiga sensor utama yakni EKG, PPG, dan sensor tekanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved