Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Uji coba nuklir Korea Utara mencapai yang terbanyak dalam 10 tahun terakhir. Per 6 Oktober 2022, jumlahnya mencapai 39 uji coba.
Di Xinjiang barat jauh, citra satelit dan analisis ahli menunjukkan bahwa Tiongkok dengan cepat memperluas lokasi uji coba nuklir bersejarah.
Penelitian mengungkap bahwa cahaya-cahaya misterius di langit yang terekam lebih dari 70 tahun lalu kemungkinan memiliki kaitan dengan uji coba senjata nuklir.
MENTERI Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan bahwa perintah Presiden Vladimir Putin untuk menyiapkan proposal terkait kelayakan dimulai persiapan uji coba nuklir tengah digodok.
Menteri Energi AS Chris Wright memastikan pemerintah tidak akan menggelar uji coba nuklir setelah pernyataan Donald Trump memicu kekhawatiran global.
Kremlin memperingatkan akan bertindak jika AS benar-benar melanjutkan uji coba senjata nuklir.
Presiden Donald Trump memerintahkan militer AS untuk kembali menguji senjata nuklir demi menyaingi Rusia dan Tiongkok, mengakhiri moratorium sejak 1992.
PARTAI Buruh Korea Utara membuka kongres, demikian dilaporkan media resminya, Jumat (20/2), yang menandai dimulainya pertunjukan politik untuk mengungkap fase berikutnya senjata nuklir
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Pemerintah Tiongkok menyatakan penyesalan atas berakhirnya Perjanjian New START antara AS dan Rusia. Beijing mendesak Washington melanjutkan dialog dengan Moskow.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
TIONGKOK menolak usulan Presiden Donald Trump untuk perundingan pengendalian senjata nuklir sebagai tidak masuk akal. Apa alasannya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved