Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG akhir Ramadan 2026, umat Muslim di Indonesia mulai menunaikan kewajiban zakat yang dilakukan setahun sekali. Namun, sering kali muncul diskusi mengenai penyebutan yang benar: apakah Zakat Fitri atau Zakat Fitrah?
Jika merujuk langsung pada teks hadits-hadits Nabi Muhammad SAW, istilah yang digunakan ialah Zakatul Fithri (زكاة الفطر). Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar RA:
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mewajibkan Zakat Fitri (Zakatul Fithri) sebanyak satu sha' kurma atau satu sha' gandum..." (HR. Bukhari dan Muslim).
Kata Fitri berasal dari kata al-fithr yang berarti berbuka. Penamaan ini berkaitan erat dengan sebab diwajibkannya zakat tersebut, yaitu karena umat Islam telah selesai atau berbuka dari ibadah puasa Ramadan.
Meskipun dalam hadits menggunakan kata Fitri, istilah Zakat Fitrah (زكاة الفطرة) sangat lazim digunakan oleh para ulama fikih, termasuk dalam Mazhab Syafi'i yang mayoritas dianut di Indonesia. Kata Fitrah secara bahasa berarti asal penciptaan atau kesucian.
Penggunaan istilah Zakat Fitrah bertujuan menekankan fungsi zakat tersebut sebagai pembersih jiwa dan badan. Ibnu Qutaibah menjelaskan bahwa disebut Zakat Fitrah karena zakat ini berfungsi menyucikan jiwa manusia agar kembali ke fitrahnya (asal penciptaan yang suci).
Baca juga : Makna Al-Mughni Dalil, Keutamaan Zikir, dan Cara Mengamalkannya
| Aspek | Zakat Fitri | Zakat Fitrah |
|---|---|---|
| Asal Kata | Al-Fithr (Berbuka) | Al-Fithrah (Kesucian/Asal Kejadian) |
| Dasar Istilah | Tekstual Hadits Nabi | Istilah Ulama Fikih (Fuqaha) |
| Makna Filosofis | Tanda berakhirnya puasa | Penyucian jiwa dan raga |
Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti
Kedua istilah tersebut sama-sama benar dan boleh digunakan. Zakat Fitri lebih tepat secara etimologi hadits, sementara Zakat Fitrah sangat tepat secara makna tujuan ibadah tersebut. Di Indonesia, penggunaan kata Zakat Fitrah sudah menjadi istilah baku yang dipahami secara luas oleh masyarakat dan lembaga amil zakat.
Penting: Apapun istilah yang Anda gunakan, hal yang paling krusial adalah memastikan zakat tersebut ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri agar sah secara syariat. (I-2)
Panduan lengkap zakat fitrah 2026: Besaran 2,5 kg beras atau uang Rp50.000, lengkap dengan bacaan niat (akad) untuk diri sendiri dan keluarga.
Bolehkah zakat fitrah dan mal untuk bangun masjid? Simak penjelasan hukum fikih dari sumber NU Online terkait asnaf Fi Sabilillah dan pendapat ulama.
Memahami hukum zakat fitrah menurut Mazhab Hanafi yang fleksibel soal waktu dan bagaimana Muhammadiyah mengadopsi prinsip ini untuk kemaslahatan umat.
Bingung pilih zakat fitrah pakai beras atau uang? Pelajari perbandingan hukum menurut Mazhab Syafii, Hanafi, Maliki, dan Hanbali beserta panduan praktisnya.
Panduan lengkap zakat fitrah 2026: Besaran 2,5 kg beras atau uang Rp50.000, lengkap dengan bacaan niat (akad) untuk diri sendiri dan keluarga.
Bolehkah zakat fitrah dan mal untuk bangun masjid? Simak penjelasan hukum fikih dari sumber NU Online terkait asnaf Fi Sabilillah dan pendapat ulama.
Memahami hukum zakat fitrah menurut Mazhab Hanafi yang fleksibel soal waktu dan bagaimana Muhammadiyah mengadopsi prinsip ini untuk kemaslahatan umat.
Masih banyak yang bingung tentang cara penyaluran zakat, terutama ketika dihadapkan pada situasi saat anggota keluarga sedang mengalami kesulitan.
Dalam tulisan kali ini kami kumpulkan 10 persoalan dalam bentuk tanya jawab terkait puasa dan zakat. Berikut pemaparannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved