Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

9 Keutamaan Doa Lailatul Qadar: Allahumma Innaka Afuwwun Tuhibbul Afwa Fa Fu Anna

Reynaldi Andrian Pamungkas
11/3/2026 23:15
9 Keutamaan Doa Lailatul Qadar: Allahumma Innaka Afuwwun Tuhibbul Afwa Fa Fu Anna
Ilustrasi(Ist)

Malam Lailatul Qadar adalah waktu yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Di antara banyaknya amalan, terdapat satu doa yang secara khusus diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada Ummul Mukminin Aisyah RA. Doa tersebut adalah Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii.

Membaca doa ini bukan sekadar menjalankan sunnah, melainkan menyelami samudera pemaafan Allah SWT yang sangat luas. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai bacaan, arti, dan 9 keutamaan doa Lailatul Qadar tersebut.

Bacaan Doa Lailatul Qadar: Arab, Latin, dan Artinya

Sebelum membahas keutamaannya, mari kita pastikan pelafalan doa ini sudah tepat sesuai tuntunan hadis:

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Teks Latin: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Makna Mendalam di Balik Kata Al-Afuww

Banyak orang mengira Al-Afuww sama dengan Al-Ghafur (Maha Pengampun). Namun, para ulama menjelaskan ada perbedaan halus namun sangat penting. Maghfirah (ampunan) berarti Allah menutupi dosa kita di dunia dan akhirat. Sedangkan Afwu (pemaafan) berarti Allah menghapus dosa tersebut dari catatan amal seolah-olah kita tidak pernah melakukannya. Inilah puncak dari harapan setiap hamba di malam yang lebih baik dari seribu bulan.

9 Keutamaan Doa Lailatul Qadar

1. Instruksi Langsung dari Rasulullah SAW

Doa ini memiliki kedudukan tinggi karena merupakan jawaban langsung Rasulullah SAW saat Aisyah RA bertanya tentang apa yang harus diucapkan jika bertemu Lailatul Qadar. Ini adalah rekomendasi "jalur langit" yang paling utama.

2. Menyentuh Nama Allah yang Paling Dibutuhkan: Al-Afuww

Dengan menyebut Innaka 'Afuwwun, kita mengakui bahwa Allah adalah Dzat yang menghapus bekas-bekas dosa. Kita tidak hanya minta ditutupi kesalahannya, tapi minta dihilangkan jejaknya.

3. Mengharap Kecintaan Allah

Dalam doa ini terdapat kalimat Tuhibbul 'Afwa (Engkau menyukai pemaafan). Dengan membacanya, kita bertawasul dengan sifat Allah yang paling mulia, yakni sifat kasih sayang dan pemaaf-Nya.

4. Jaminan Pembersihan Dosa Secara Total

Karena makna Afwu adalah penghapusan, maka keutamaan doa ini adalah memberikan kesempatan bagi seorang hamba untuk kembali fitrah, bersih tanpa noda dosa masa lalu yang tersisa di buku catatan amal.

5. Mempermudah Urusan Dunia dan Akhirat

Ulama menyebutkan bahwa jika Allah sudah memaafkan seorang hamba, maka Allah akan mencabut segala penghalang rezeki dan ketenangan hidup yang selama ini terhambat akibat dosa-dosa tersebut.

6. Doa yang Ringkas Namun Padat (Jawami’ul Kalim)

Keutamaan doa ini terletak pada kesederhanaannya. Mudah dihafal oleh siapa saja, namun mencakup seluruh kebutuhan manusia yang paling mendasar: keselamatan dari murka Allah.

7. Mengajarkan Kerendahan Hati

Membaca doa ini secara berulang-ulang di malam-malam terakhir Ramadan melatih jiwa untuk mengakui kesalahan dan tidak merasa sombong dengan amal ibadah yang telah dilakukan.

8. Menyelaraskan Diri dengan Malam Kemuliaan

Lailatul Qadar adalah malam turunnya ketetapan. Dengan meminta maaf, kita berharap ketetapan (takdir) kita untuk satu tahun ke depan dimulai dengan lembaran baru yang bersih.

9. Mendatangkan Ketenangan Batin

Secara psikologis, pengakuan dosa dan permohonan maaf kepada Sang Pencipta memberikan efek katarsis atau kelegaan luar biasa, yang menjadi modal utama dalam meningkatkan kualitas ibadah pasca-Ramadan. (Z-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya