Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Panduan Lengkap Imunisasi MR dan MMR: Melindungi Buah Hati dari Risiko Komplikasi Campak

mediaindonesia.com
28/2/2026 12:15
Panduan Lengkap Imunisasi MR dan MMR: Melindungi Buah Hati dari Risiko Komplikasi Campak
Ilustrasi(Dok. Kemenkes)

Gejala Campak pada Anak, Penyebab, dan Cara Mengobatinya (Update 2026)

Campak atau measles kembali menjadi perhatian serius di Indonesia pada awal tahun 2026. Penyakit yang disebabkan oleh virus Morbillivirus ini dikenal sangat menular; satu anak yang terinfeksi bahkan dapat menularkan virus ke 18 orang lainnya. Meskipun sering dianggap sebagai penyakit masa kecil yang umum, campak dapat memicu komplikasi berat jika tidak ditangani dengan benar.

Apa Itu Campak dan Mengapa Sangat Menular?

Campak adalah infeksi saluran pernapasan akut yang menyebar melalui percikan air liur (droplets) saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Virus ini dapat bertahan di udara atau permukaan benda hingga 2 jam. Seseorang dapat menularkan virus ini 4 hari sebelum ruam muncul hingga 4 hari setelah ruam mereda.

Gejala Campak pada Anak Berdasarkan Fase

Gejala campak berkembang melalui beberapa tahapan yang perlu diwaspadai orang tua:

  • Fase Prodromal (Gejala Awal): Muncul demam tinggi (>38°C), batuk kering, pilek, dan mata merah berair. Ciri khasnya adalah Bintik Koplik (bintik putih kecil di dalam pipi).
  • Fase Ruam: Bercak merah kecokelatan mulai muncul dari belakang telinga, menyebar ke wajah, leher, hingga seluruh tubuh.
  • Fase Penyembuhan: Ruam memudar dan meninggalkan bekas kehitaman yang akan hilang perlahan.

People Also Ask: Apa Perbedaan Campak dan Flu Biasa?

Perbedaan utamanya terletak pada intensitas demam yang sangat tinggi pada campak, adanya mata merah yang sensitif terhadap cahaya, dan munculnya ruam kulit yang khas yang tidak ditemukan pada flu biasa.

Langkah Penanganan dan Pengobatan di Rumah

Karena disebabkan oleh virus, pengobatan difokuskan pada meredakan gejala (suportif):

  • Pemberian Vitamin A: Sangat krusial untuk menurunkan risiko komplikasi berat dan kematian.
  • Hidrasi Maksimal: Pastikan anak minum banyak air putih atau sup untuk mencegah dehidrasi.
  • Obat Penurun Panas: Gunakan Paracetamol atau Ibuprofen sesuai dosis anjuran dokter.
  • Isolasi Mandiri: Jauhkan anak dari kerumunan minimal 4 hari setelah ruam muncul.

Jadwal Imunisasi MR/MMR Terbaru 2026

Di Indonesia, pemerintah mewajibkan vaksin MR (Measles-Rubella) dengan jadwal sebagai berikut:

Dosis Usia Anak
Dosis 1 9 Bulan
Dosis 2 18 Bulan
Dosis Lanjutan 5–7 Tahun (Kelas 1 SD)

Kesimpulan

Campak bukan sekadar ruam merah biasa. Dengan lonjakan kasus di tahun 2026, kewaspadaan orang tua adalah benteng pertama. Pastikan anak mendapatkan nutrisi yang baik dan lengkapi jadwal imunisasinya sekarang juga.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apakah anak yang sudah divaksin tetap bisa kena campak?
Bisa, namun gejalanya akan jauh lebih ringan dan risiko komplikasi sangat rendah.

2. Berapa lama ruam campak akan hilang?
Biasanya ruam akan memudar dalam 5–7 hari.

3. Apa komplikasi paling berbahaya dari campak?
Pneumonia (infeksi paru) dan Ensefalitis (radang otak).



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya