Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI usia 30-an, menjaga kondisi fisik tetap prima selama menjalankan ibadah puasa bulan Ramadan menjadi tantangan tersendiri. Di tengah tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab keluarga, tubuh memerlukan penyesuaian agar tetap bugar meskipun sedang berpuasa. Dokter spesialis kedokteran olahraga, Risky Dwi Rahayu, membagikan kiat medis bagi masyarakat untuk tetap produktif di tahun 2026 ini.
Salah satu pemicu utama tubuh lemas saat puasa adalah gangguan pola tidur. Karena harus bangun lebih awal untuk sahur, waktu tidur malam biasanya berkurang secara signifikan. Dr. Risky menyarankan pentingnya tidur siang singkat di sela-sela aktivitas.
Tidur siang singkat ini berfungsi sebagai kompensasi atas kekurangan waktu tidur malam. Selain menyegarkan pikiran, istirahat sejenak ini memberi kesempatan bagi tubuh untuk memulihkan energi tanpa mengganggu ritme kerja harian.
Menjaga kebugaran jantung dan paru-paru tetap bisa dilakukan melalui latihan aerobik. Menurut dr. Risky, pilihan jenis olahraga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing individu agar tidak memicu kelelahan berlebih.
Berikut adalah panduan latihan aerobik yang disarankan:
Bagi mereka yang ingin menguatkan otot dan tulang, latihan beban adalah pilihan yang tepat. Usia 30-an merupakan periode penting untuk mencegah penurunan massa otot dini.
Rekomendasi Latihan Beban:
Dr. Risky juga mengingatkan pentingnya melakukan sesi pendinginan setelah berolahraga untuk meminimalkan risiko ketegangan otot.
Kebugaran fisik sangat bergantung pada apa yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka. Pengaturan asupan karbohidrat sebagai sumber energi dan protein untuk pembentukan massa otot sangatlah krusial.
1. Kapan waktu terbaik olahraga saat puasa?
Waktu terbaik adalah menjelang berbuka (30-60 menit sebelumnya) atau setelah salat tarawih saat tubuh sudah terhidrasi kembali.
2. Apakah boleh olahraga berat saat puasa?
Sangat disarankan untuk menjaga intensitas pada level sedang agar tidak terjadi dehidrasi berat atau hipoglikemia.
3. Berapa lama durasi tidur siang yang ideal?
Durasi 15-30 menit sudah cukup untuk mengembalikan kesegaran tanpa menyebabkan rasa kantuk berlebih (sleep inertia).
Dengan menerapkan kombinasi antara istirahat yang cukup, olahraga terukur, dan nutrisi yang tepat, menjaga kebugaran di usia 30-an selama bulan puasa bukan lagi hal yang mustahil.
Dokter spesialis kedokteran olahraga ingatkan ibu hamil, ibu menyusui, dan penderita komorbid untuk tidak memaksakan olahraga saat puasa Ramadhan 2026.
Olahraga bisa dilakukan untuk berbagai tujuan, seperti menjaga stamina, membentuk otot, menurunkan berat badan, atau sekadar menjaga kesehatan jantung.
Bagi Anda yang berpuasa dan ingin tetap berolahraga, disarankan jelang berbuka puasa atau setelah tarawih.
Ahli pun tetap menyarankan agar orang yang menjalankan puasa masih berolahraga setidaknya 150 menit per minggu atau 30 menit setiap hari
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved