Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANDA ingin berolahraga selama Ramadan? Kenapa tidak. Dosen Departemen Gizi Kesehatan Universitas Gajdah Mada (UGM) Tony Arjuna menyatakan olahraga dapat tetap dilakukan saat berpuasa. Namun sebaiknya tidak dilakukan di pagi hari.
Ia menyarankan masyarakat yang melakukan aktivitas olahraga sebaiknya mendekaii waktu berbuka atau setelah melaksanakan salat tarawih.
“Saat berpuasa kalau mau melakukan olahraga idealnya saat dekat-dekat dengan waktu buka, 30 menit sampai 1 jam sebelum berbuka atau setelah tarawih,” terangnya dikutip dari laman resmi UGM, Jumat (7/4).
Baca juga:Ini yang Harus Diperhatikan Pasien Diabetes Saat Berpuasa Agar tidak Terjadi Komplikasi
Menurutnya, berolahraga di pagi hari tidak ideal dan cenderung berisiko bagi yang tidak terbiasa. Sebab, saat berolahraga penggunaan kalori lebih banyak yang akan membuat gula darah lebih cepat turun. Hal itu akan membuat tubuh lemas dan akan terasa lapar sepanjang hari.
Kondisi tersebut akan berisiko tinggi terutama bagi penderita diabetes karena bisa terkena serangan hipoglikemia yang membahayakan nyawa.
Baca juga: Ini Tips Berpuasa Aman dan Sehat bagi Penderita Diabetes
“Jadi, tidak ideal berolahraga di pagi hari saat puasa karena ketahanan tubuh lebih lemah karena badan jauh lebih lemas dari biasanya ketika tidak puasa. Tubuh akan mencari sumber alternatif pembakaran, yang harusnya glikogen bisa dibakar dalam 8 jam, tapi karena dipakai ketika olahraga tadi dan tidak ada makanan yang masuk otomatis dia habisnya lebih cepat. Ya otomatis sisa hari jauh lebih berat untuk dilewati,”paparnya.
Dietisien FKKMK UGM ini pun menekankan pentingnya pengelolaan waktu berolahraga saat berpuasa. Pasalnya, tubuh melewati fase adaptasi ketika berolahraga saat berpuasa. Olahraga pun tidak bisa dilakukan sama halnya saat sebelum berpuasa karena tubuh memerlukan waktu untuk melakukan penyesuaian.
Ia menjelaskan saat seseorang tidak berolahraga sama sekali di hari pertama dan kedua puasa, lapar yang dirasakan akan berbeda dengan hari setelahnya. Sebab, itu menjadi fase awal tubuh mengalami defisit kalori yang cukup signifikan.
“Jadi, otomatis akan berbeda kondisinya ketika di awal puasa. Setelah bertahap menyesuaikan baru kita mulai meningkatkan intensitasnya di tengah-tengah,” ucapnya. (Z-3)
Ahli pun tetap menyarankan agar orang yang menjalankan puasa masih berolahraga setidaknya 150 menit per minggu atau 30 menit setiap hari
Herloom Hotel & Residence BSD hadirkan promo Ramadan “Home of Ramadan” dengan Iftar buffet Rp220 ribu nett, diskon anak, promo bank, hingga paket room bundling.
Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman iftar yang memadukan kekayaan cita rasa khas Timur Tengah dengan panorama skyline Kota Bandung.
Menu yang menarik lainnya adalah Ikan dan Ayam Timbungan, menjadi hidangan otentik karena dimasak dengan Bambu yang menambah citarasa dan aroma masakan.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
DALAM rangka menyambut momen suci Ramadan, Hotel Neo Kota Baru Parahyangan by Aston menghadirkan program berbuka puasa spesial bertajuk Nusantara Feast.
Tamarin Hotel Jakarta menghadirkan signature dish berbagai variasi sate Nusantara, seperti Sate Ayam Madura, Sate Ayam Kajang, Sate Ayam Maranggi, dan Sate Padang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved