Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAN dapur mitra UMKM sangat krusial dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa berkebutuhan khusus. Setiap porsi makanan yang disiapkan di dapur ini memenuhi standar kesehatan dan gizi yang lebih ketat dibandingkan makanan biasa.
Pemilik Oma Kulina, Syrlie, yang telah berpartisipasi dalam program ini selama hampir setahun, menjelaskan betapa pentingnya menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.
Aktivitas dapur dimulai sejak dini hari untuk memastikan makanan dapat diterima siswa tepat waktu. Beberapa bahan disiapkan sehari sebelumnya, sementara sayuran segar dan menu utama dimasak pada pagi hari.
"Karyawan saya masuk jam setengah 6 pagi, nanti sekitar jam 8 pihak Grab akan datang untuk menjemput orderan yang sudah siap," ujar Syrlie.
Proses memasak dilakukan dengan cepat namun tetap menjaga kualitas. Dalam waktu sekitar satu hingga satu setengah jam, menu siap diporsikan dan dikirimkan. Setiap hari, dapur menyiapkan sekitar 130 hingga 140 porsi makanan untuk siswa, dengan target pengiriman agar makanan tiba di sekolah pada pukul 09.00 pagi.
Menurut Syrlie, penyusunan menu untuk siswa berkebutuhan khusus memerlukan perhatian ekstra.
"Kami banyak pantangan, tidak boleh menggunakan tepung, MSG, dan gula garam yang terbatas. Mereka tidak boleh mengonsumsi gluten," jelasnya.
Meski banyak pembatasan bahan, dapur berupaya menyajikan variasi menu agar siswa tidak bosan. Ayam menjadi salah satu menu favorit yang disajikan tanpa digoreng atau menggunakan tepung, melainkan dengan bumbu sehat seperti teriyaki atau yakiniku.
Untuk sayuran, meski terkadang bahan yang digunakan serupa, metode pengolahan dan bumbu yang digunakan bervariasi agar tetap menarik bagi anak-anak. Dalam sebulan, lauk disusun agar tidak berulang, sementara sayuran dapat dimasak dengan berbagai cara.
Standar gizi yang digunakan dalam menu mengacu pada panduan yang telah ditetapkan sejak awal program. Dapur juga mendapat arahan dan pelatihan berkala terkait kesehatan dan kebersihan.
"Kami berkonsultasi dengan dinas kesehatan yang datang memberikan arahan dan pengarahan mengenai gizi dan kebersihan," ujar Syrlie.
Kebersihan dapur menjadi prioritas utama. Peralatan dapur dibersihkan dengan menggunakan sabun dan peralatan yang memadai. Aktivitas dapur juga diawasi dan dievaluasi secara rutin. Jika ada prosedur yang tidak sesuai, dapur akan diberikan catatan untuk perbaikan.
"Jika ada yang tidak berkenan, kami akan segera memperbaiki dan memastikan kesalahan tersebut tidak terulang," kata Syrlie.
Masukan dari siswa juga diperhatikan dalam evaluasi program. Menu yang kurang disukai akan dikurangi, sementara menu favorit akan lebih sering disajikan. Hal ini menunjukkan bahwa penyedia makanan tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga pada kenyamanan siswa dalam mengonsumsi makanan.
Dengan perencanaan yang matang, pembatasan bahan yang ketat, serta evaluasi berkelanjutan, dapur mitra UMKM seperti yang dikelola Syrlie melalui Oma Kulina memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai dengan standar kesehatan untuk siswa berkebutuhan khusus. Setiap tahapan, dari persiapan bahan hingga pengantaran makanan ke sekolah, dilakukan dengan perhatian khusus terhadap kebutuhan siswa. (Z-10)
Para pemohon mempersoalkan Pasal 22 ayat (3) dan Penjelasan Pasal 22 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026.
SPPG Purwosari menegaskan wafatnya siswi SMAN 2 Kudus tidak terkait Program Makan Bergizi Gratis dan merupakan informasi hoaks.
Pemerintah mencatat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin meluas cakupannya dengan jumlah penerima manfaat yang kini telah menembus angka 60 juta orang
Presiden Prabowo Subianto menyatakan jumlah penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan segera melampaui jumlah porsi makanan harian yang diproduksi jaringan McDonald’s
Pemerintah menargetkan perluasan signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan 2026
PSI menyebut tingginya kepuasan publik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi indikasi pemerintah mendengarkan masukan dan kritik masyarakat.
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
UNICEF memberikan apresiasi tinggi atas komitmen kepemimpinan Indonesia dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui penguatan gizi ibu dan anak.
PROSES pengelolaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Sarolangun, Polda Jambi, dipuji oleh Tim Satgas Pangan dan Gizi.
Persoalan mulai dari kebersihan dapur, proses perizinan, pengelolaan limbah dan pembuangan limbah ke sungai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved