Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Wakil Ketua MPR Minta Lapangan Kerja Disabilitas Jadi Prioritas Pembangunan

Media Indonesia
03/2/2026 14:07
Wakil Ketua MPR Minta Lapangan Kerja Disabilitas Jadi Prioritas Pembangunan
Ilustrasi(Antara)

WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan bahwa aspek inklusivitas harus menjadi fondasi utama dalam proses pembangunan nasional. Ia mendesak pemerintah dan sektor swasta untuk menjadikan penyediaan lapangan kerja bagi penyandang disabilitas sebagai prioritas, guna memastikan partisipasi aktif seluruh warga negara tanpa terkecuali.

"Ketersediaan lapangan kerja bagi penyandang disabilitas harus dikedepankan dalam setiap langkah pengembangan perekonomian nasional, sebagai bagian upaya menghadirkan partisipasi aktif setiap warga negara dalam proses pembangunan," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/2).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 menunjukkan tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas di Indonesia masih rendah, dengan perkiraan hanya sekitar 21,65% hingga 23% yang aktif bekerja.

Padahal, ujar Lestari, UU No. 8/2016 tentang Penyandang Disabilitas mengamanatkan kuota wajib pekerja difabel pada kantor pemerintah, BUMN, dan BUMD agar mempekerjakan paling sedikit 2%, sedangkan perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1% penyandang disabilitas dari total karyawan.

Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa amanat UU No. 8/2016 itu harus benar-benar dipatuhi dan direalisasikan oleh pemangku kepentingan, sebagai bagian upaya mewujudkan inklusivitas dan proses pembangunan yang lebih merata.

Selain itu, ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu, sejumlah hambatan seperti terbatasnya akses pekerjaan bagi penyandang disabilitas, stigma sosial, kurangnya pelatihan vokasional, dan tingkat pendidikan yang mayoritas rendah, harus segera diatasi dengan langkah nyata.

Dalam upaya merealisasikan langkah tersebut, jelas Rerie, dibutuhkan keterlibatan berbagai sektor, mulai dari bidang pendidikan, bisnis, pemerintahan, hingga masyarakat luas.

Oleh karena itu, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus segera dibangun kolaborasi yang kuat lintas sektor dalam upaya meningkatkan partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam proses pembangunan.

Rerie sangat berharap apa yang diamanatkan oleh konstitusi dapat benar-benar direalisasikan, agar proses dan tahapan pembangunan yang dijalankan dapat dinikmati manfaatnya oleh setiap anak bangsa, termasuk para penyandang disabilitas di tanah air. (RO)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya