Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Waspada Whip Pink! Penyalahgunaan Nitrous Oxide Bisa Sebabkan Gangguan Saraf Permanen

 Gana Buana
29/1/2026 19:56
Waspada Whip Pink! Penyalahgunaan Nitrous Oxide Bisa Sebabkan Gangguan Saraf Permanen
Penyalahgunaan Nitrous Oxide Bisa Sebabkan Gangguan Saraf Permanen(DOk. MI/AI)

PENYALAHGUNAAN gas tertawa atau nitrous oxide (N2O) secara rekreasional terus meningkat di berbagai negara dan kini menjadi perhatian serius dunia kesehatan. Di Indonesia, nitrous oxide dikenal luas dengan sebutan Whip Pink dan belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Direktur Pascasarjana Universitas YARSI, Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan bahwa penggunaan nitrous oxide di luar pengawasan medis dapat menimbulkan dampak kesehatan yang berat.

“Penggunaan N2O untuk rekreasi, bukan untuk keperluan medis, makin meningkat dari waktu ke waktu dan menimbulkan beban kesehatan masyarakat,” kata Prof. Tjandra dalam keterangannya, Kamis (29/1).

Tjandra menjelaskan bahwa majalah kedokteran internasional bereputasi tinggi, The Lancet, pada tahun 2025 menerbitkan artikel berjudul “Tackling the growing burden of nitrous oxide-induced public health harms”.

Artikel tersebut menyoroti semakin besarnya ancaman kesehatan akibat penyalahgunaan nitrous oxide secara berlebihan dan berulang.

Survei Global: 22,5 Persen Pernah Gunakan N2O

Dalam laporan ilmiah tersebut, Tjandra menyebutkan bahwa salah satu survei internasional, The Global Drug Survey, melibatkan lebih dari 32.000 partisipan dari 22 negara.

“Hasilnya menunjukkan sekitar 22,5% responden pernah menggunakan N2O untuk mendapatkan efek euforia,” ujarnya.

Penelitian lain juga mencatat lonjakan penggunaan nitrous oxide secara global dari 10% pada 2015 menjadi 20% pada 2021.

Di Inggris, nitrous oxide bahkan menempati peringkat ketiga zat psikoaktif yang paling sering digunakan setelah kanabis dan kokain. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya