Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA astronomi tengah bersiap menyambut fenomena langka yang akan terjadi pada akhir Februari 2026. Pada 28 Februari 2026, masyarakat di berbagai belahan dunia berkesempatan menyaksikan peristiwa langit spektakuler yang dikenal sebagai Parade Planet.
Fenomena ini terjadi ketika tujuh planet di tata surya tampak sejajar dan berbaris di langit jika dilihat dari Bumi. Parade planet menjadi salah satu peristiwa astronomi paling dinanti pada tahun 2026 karena melibatkan hampir seluruh planet tetangga kita dalam waktu yang bersamaan.
Dalam parade kali ini, tujuh planet yang akan terlihat adalah:
Penjajaran ini menciptakan pemandangan menakjubkan bagi pengamat langit, baik amatir maupun profesional.
Perlu dipahami bahwa istilah “parade planet” merupakan fenomena visual akibat perspektif pengamatan dari Bumi. Secara fisik, planet-planet tersebut tidak benar-benar berada dalam satu garis lurus di ruang angkasa, karena masing-masing tetap bergerak pada orbitnya yang berjauhan.
Namun, dari sudut pandang pengamat di Bumi, planet-planet itu tampak berkumpul di area langit yang sama.
Meski penjajaran dua atau tiga planet cukup sering terjadi, parade yang melibatkan tujuh planet sekaligus tergolong sangat langka. Mengutip laporan ABC News, fenomena ini menjadi kesempatan unik bagi masyarakat umum untuk mengenali planet hanya dengan menatap langit malam.
Berdasarkan laporan CNET dan Star Walk, sebagian besar planet dapat diamati dengan mata telanjang, terutama planet-planet yang tampak terang seperti:
Namun, untuk planet yang lebih jauh dan redup seperti Uranus dan Neptunus, diperlukan bantuan alat seperti teropong atau teleskop kecil.
Bagi pecinta astronomi, jangan lewatkan momen langka ini. Tandai kalender Anda pada 28 Februari 2026, karena parade planet ini diprediksi menjadi salah satu fenomena langit paling spektakuler dalam beberapa tahun ke depan. (CNET Science/ABC News (GMA)/Star Walk Space/Z-10)
Dua komet berperiode panjang, Lemmon dan SWAN, melintas dekat Bumi dengan cahaya hijau dan ekor panjang yang memukau.
Oktober 2025 jadi bulan penuh pesta kosmik dengan beragam fenomena langit setiap malam.
Juli 2025 menjadi salah satu bulan yang dinanti para pengamat langit karena kehadiran Venus dan Jupiter yang tampak mendekat satu sama lain di langit timur menjelang fajar.
Sejak awal tahun, berbagai penjajaran planet telah dapat diamati, tetapi kali ini lebih istimewa karena mencakup Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Pada Jumat, 28 Februari 2025, esok hari dunia akan menyaksikan fenomena astronomi langka yang dikenal sebagai parade planet.
Minggu ini, pengamat langit berkesempatan menyaksikan parade langka tujuh planet bersamaan di langit malam. Fenomena ini tidak akan terlihat lagi hingga tahun 2040.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved