Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan informasi potensi cuaca ekstrem untuk besok, Sabtu (17/1). BMKG mencatat adanya peluang hujan sedang hingga hujan lebat serta potensi angin kencang di berbagai provinsi di Indonesia.
Berdasarkan pemantauan terbaru, sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat, terutama di provinsi seperti Bali, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Maluku. Di beberapa daerah di pulau Jawa juga diperkirakan terjadi angin kencang, yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat dan transportasi.
Selain itu, wilayah lain seperti Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah. Sementara itu, provinsi Sumatera Selatan diprakirakan berpeluang mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, meningkatkan potensi risiko dibandingkan daerah lainnya.
BMKG menyatakan bahwa kondisi atmosfer yang labil masih mendominasi Indonesia, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada sore hingga malam hari saat hujan dengan intensitas tinggi lebih mungkin terjadi.
Dalam informasi resmi, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk:
BMKG menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama demi mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem di masyarakat.
Cek prakiraan cuaca Jakarta hari ini 19 Januari 2026. BMKG beri peringatan dini potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi mendominasi sejumlah wilayah Minggu, 18 Januari 2026.
Pengaruh Siklon Tropis Nokaen serta bibit siklon tropis 97S diperkirakan akan memicu hujan di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam tiga hari ke depan.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca signifikan masih akan terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Sabtu, 17 Januari 2026.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan pada periode 16-22 Januari 2026.
BMKG rilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 17 Januari 2026. Waspada potensi hujan sedang-lebat merata di seluruh wilayah dan risiko banjir lokal.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Isnawa mengatakan, kegiatan operasi dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 milik TNI AU.
Kejadian cuaca ekstrem tersebut diakibatkan oleh kombinasi beberapa faktor, utamanya faktor regional yaitu keberadaan sirkulasi siklonik dan penguatan monsun dingin Asia.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved