Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Ratusan Trainer Padati Sudirman, Berburu Pokemon di Tengah Kemeriahan CFD

Basuki Eka Purnama
14/1/2026 17:08
Ratusan Trainer Padati Sudirman, Berburu Pokemon di Tengah Kemeriahan CFD
Kegiatan berburu Pokemon saat CFD di Jakarta, Minggu (11/1).(MI/HO)

KAWASAN Car Free Day (CFD) Sudirman mendadak berubah menjadi arena perburuan monster saku pada Minggu (11/1) pagi. Ratusan pengunjung yang memadati area Gapura Gelora Bung Karno (GBK) tampak antusias mengikuti berbagai aktivitas interaktif untuk menangkap karakter-karakter ikonik Pokemon yang tersebar di area panggung utama.

Sejak pagi, para trainer (sebutan untuk orang-orang yang melatih, merawat, dan menangkap Pokémon), dari berbagai kalangan usia ini sudah mengantre demi mendapatkan koleksi stiker karakter Pokemon yang tersedia secara acak.

Antusiasme mencapai puncaknya saat prosesi pembukaan kemasan raksasa dilakukan di atas panggung, menciptakan suasana meriah di tengah rutinitas olahraga warga Jakarta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari peluncuran kolaborasi antara makanan ringan legendaris Taro dan Pokemon. Mengusung tema “Brewek Taronya, Tangkap Pokemonnya”, kolaborasi ini menghadirkan pengalaman bagi konsumen untuk merasakan sensasi berburu karakter layaknya di dalam gim melalui kemasan produk.

Senior Brand Manager Taro FKS Food Sejahtera, Dwiki Akbar Sukmadi Candra, menyatakan bahwa pemilihan Pokémon didasarkan pada popularitasnya yang melintasi batas usia.

“Kami melihat Pokemon sebagai IP yang juga legendaris dan digemari lintas generasi. Tema ‘Brewek Taronya, Tangkap Pokemonnya’ kami angkat untuk menghadirkan pengalaman yang bisa dinikmati bersama keluarga,” ujar Dwiki.

Dwiki menambahkan bahwa kawasan CFD dipilih karena posisinya sebagai ruang publik yang mampu mempertemukan berbagai komunitas sekaligus.

“CFD menjadi tempat berkumpulnya banyak komunitas dan keluarga. Antusiasmenya besar dan kami bisa melihat langsung respons pengunjung hari ini,” ungkapnya.

Kehadiran aktivitas bertema Pokemon ini sekaligus mempertegas posisi Taro yang telah hadir selama 40 tahun di Indonesia namun tetap berusaha relevan dengan tren masa kini. Melalui kolaborasi ini, Taro ingin merangkul konsumen dari berbagai segmen, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

“Taro bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga remaja dan orang dewasa. Karena itu, kolaborasi lintas generasi menjadi fondasi utama kami,” tambah Dwiki.

Setelah sukses di Jakarta, kemeriahan perburuan Pokemon ini direncanakan akan berlanjut ke beberapa kota besar lainnya seperti Surabaya, Bandung, hingga membuka peluang untuk hadir di kota Medan. (Z-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya