Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Perkuat Transformasi Kesehatan Nasional, Gedung CMU RSUP Sardjito Dibangun

Andhika Prasetyo
13/1/2026 17:29
Perkuat Transformasi Kesehatan Nasional, Gedung CMU RSUP Sardjito Dibangun
Groundbreaking gedung CMU RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.(Antara)

Agenda transformasi sistem kesehatan nasional yang dicanangkan pemerintah kembali diwujudkan melalui penguatan infrastruktur layanan rumah sakit rujukan. Salah satu langkah konkretnya ditandai dengan dimulainya pembangunan Gedung Central Medical Unit (CMU) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Yogyakarta, oleh PT Hutama Karya bersama PT Wijaya Karya Tbk melalui skema Kerja Sama Operasi (Hutama-Wika KSO).

Proyek strategis ini resmi dimulai melalui seremoni peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Kamis (8/1) di kawasan RSUP Dr Sardjito, Sleman, sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan rujukan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan wilayah penyangga. Seremoni groundbreaking tersebut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, Eniarti, jajaran direksi Hutama Karya dan WIKA, serta para pemangku kepentingan terkait. 

Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan bahwa pembangunan Gedung Central Medical Unit RSUP Dr Sardjito merupakan bagian integral dari transformasi sistem kesehatan nasional. 

“Pembangunan Gedung Central Medical Unit RSUP Dr. Sardjito merupakan bagian dari agenda transformasi sistem kesehatan nasional yang bertujuan memastikan pelayanan kesehatan semakin mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat," ujar Budi.

Salah satu pilar penting dalam transformasi, menurutnya, adalah penguatan infrastruktur sarana dan prasarana rumah sakit. Ia menegaskan bahwa penguatan fasilitas fisik rumah sakit menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan bahwa pembangunan Gedung CMU RSUP Dr Sardjito merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan layanan kesehatan masa depan. 

“Pembangunan Gedung Central Medical Unit RSUP Dr Sardjito merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan kesehatan masa depan yang unggul, adil, dan berorientasi pada kemanusiaan," tutur Sri Sultan.

Gedung tersebut ini diharapkan menjadi pusat pelayanan kesehatan bagi Yogyakarta, wilayah selatan Jawa, hingga nasional, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sebelumnya, Hutama Karya telah menandatangani kontrak pekerjaan konstruksi fisik Gedung CMU RSUP Dr Sardjito pada 27 November 2025 di Gedung Administrasi Pusat rumah sakit tersebut. Proyek ini menjadi kelanjutan kepercayaan yang diberikan kepada Hutama Karya setelah keberhasilan menyelesaikan pembangunan Gedung Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA) RSUP Dr. Sardjito yang rampung pada 2024. Melalui proyek Gedung CMU, Hutama Karya kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur kesehatan yang modern, terintegrasi, dan berstandar tinggi untuk mendukung peningkatan mutu layanan pasien.

Gedung CMU RSUP Dr Sardjito direncanakan dibangun dengan dua lantai basement dan 13 lantai utama, serta ditargetkan selesai pada akhir 2027. Bangunan seluas 55.574 meter persegi ini mengusung konsep stacking vertikal 14 lantai yang dirancang untuk meningkatkan konektivitas antarruang layanan, mempercepat alur pelayanan pasien, serta mendukung peran RSUP Dr Sardjito sebagai rumah sakit rujukan nasional.

Dari sisi fungsi layanan, Gedung CMU akan memperkuat perawatan kritikal melalui penyediaan fasilitas ICU, HCU, ruang observasi, hingga unit resusitasi. Layanan bedah juga ditingkatkan dengan kehadiran 21 ruang operasi mayor dan enam ruang operasi minor yang terintegrasi dengan area praoperasi dan pascaoperasi. Sementara itu, layanan diagnostik diperkuat melalui fasilitas radiologi modern seperti CT-Scan, MRI 3 Tesla, X-Ray, CT spectral photon-counting, dan fluoroskopi, yang didukung laboratorium terpadu mencakup Lab UPTD, Lab Terpadu, Lab BGSi, serta fasilitas patologi anatomi dan molekuler.

Dalam pelaksanaan konstruksi, Hutama–Wika KSO menerapkan teknologi Building Information Modeling (BIM) berbasis standar ISO 19650 serta prinsip lean construction untuk memastikan efisiensi dan ketepatan pelaksanaan proyek. Mengingat pembangunan dilakukan di lingkungan rumah sakit yang tetap beroperasi, aspek keselamatan kerja, pengaturan lalu lintas internal, serta koordinasi intensif dengan manajemen rumah sakit menjadi prioritas utama agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama proses pembangunan berlangsung.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda transformasi layanan kesehatan nasional melalui penyelesaian proyek yang tepat mutu dan tepat waktu. 

“Hutama Karya melalui Hutama–Wika KSO berkomitmen menghadirkan Gedung CMU RSUP Dr Sardjito sebagai fasilitas layanan kritikal, bedah, dan diagnostik yang terintegrasi untuk memperkuat peran rumah sakit rujukan nasional," ucap Mardiansyah.

Ia juga memastikan pengendalian QHSSE serta koordinasi intensif dengan manajemen rumah sakit agar pelayanan kepada pasien tetap berjalan selama masa konstruksi. 

"Dengan sinergi seluruh pihak, kami menargetkan penyelesaian pembangunan pada akhir 2027 sehingga fasilitas ini dapat segera dimanfaatkan masyarakat," tandasnya. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya