Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat

M Ilham Ramadhan Avisena
12/1/2026 15:55
Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berbincang dengan siswa sekolah rakyat saat meninjau kegiatan belajar mengajar dan fasilitas di Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).(Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan, Sekolah Rakyat menjadi instrumen strategis pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia. Melalui program ini, pemerintah menargetkan perluasan akses pendidikan bagi kelompok masyarakat paling rentan hingga ratusan ribu anak di seluruh Tanah Air.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Banjarbaru, Senin (12/1). Peresmian ini menjadi tahap awal dari target jangka menengah pemerintah hingga 2029.

"Hari ini kita berhasil melihat dan meresmikan 166 sekolah rakyat. Sasaran kita adalah 500 sekolah rakyat sampai tahun 2029," ujar Prabowo.

Dia mengakui capaian saat ini belum sepenuhnya memenuhi ambisi pemerintah. Namun, ia menilai upaya yang dilakukan sudah menunjukkan kerja keras luar biasa dari seluruh jajaran terkait.

Ia menyebut keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi para menteri serta kementerian terkait. Menurut Prabowo, Sekolah Rakyat dirancang tidak hanya sebagai fasilitas pendidikan, tetapi sebagai pusat pembinaan jangka panjang dengan skala yang jelas. Setiap sekolah ditargetkan mampu menampung hingga seribu murid.

"Saya percaya di ujungnya kita akan capai target kita 500. Dan tiap sekolah nanti ujungnya, sasaran kita adalah tiap sekolah adalah seribu murid," tuturnya. 

Saat ini, jumlah peserta didik yang terlayani baru mencapai sekitar 15 ribu orang. Namun, Prabowo optimistis angka tersebut akan meningkat signifikan dalam waktu dekat.

"Kalau hari ini baru sampai 15 ribu, tapi saya dilaporkan mungkin akhir tahun ini akan mencapai 30 ribu," ujarnya.

Dengan proyeksi 500 Sekolah Rakyat yang masing-masing menampung seribu murid, pemerintah menargetkan setidaknya 500 ribu anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem dapat mengakses pendidikan yang layak.

Prabowo menyatakan, program tersebut merupakan bagian dari cita-citanya untuk mengubah nasib kelompok masyarakat di lapisan terbawah, khususnya mereka yang berada pada desil 1 dan 2.

"Cita-cita saya di akhir masa jabatan saya, tahun 2009, bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem, desil 1 dan 2, bisa kita ubah nasibnya, kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia," pungkasnya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya