Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Waspada Batu Ginjal: Penyebab, Risiko, dan Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

Abi Rama
12/1/2026 10:41
Waspada Batu Ginjal: Penyebab, Risiko, dan Cara Menjaga Kesehatan Ginjal
Ilustrasi(Freepik)

BATU ginjal merupakan kondisi medis yang terjadi ketika mineral dan garam dalam urine mengkristal dan membentuk benda keras di dalam ginjal. Meski ukurannya bisa kecil, batu ginjal sering kali menimbulkan rasa nyeri hebat saat bergerak atau keluar melalui saluran kemih.

Dilansir dari laman Mayo Clinic, batu ginjal tidak selalu memiliki satu penyebab pasti. Namun, berbagai faktor dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ini. Mulai dari pola makan, kurang minum air, hingga kondisi kesehatan tertentu.

Bagaimana Batu Ginjal Terbentuk?

Batu ginjal terbentuk ketika urine mengandung terlalu banyak zat pembentuk kristal, seperti kalsium oksalat, kalsium fosfat, dan asam urat, sementara jumlah cairan dalam urine tidak cukup untuk melarutkannya. 

Selain itu, urine juga bisa kekurangan zat alami yang mencegah kristal saling menempel. Kondisi tersebut menciptakan lingkungan ideal bagi terbentuknya batu ginjal.

Faktor Risiko Batu Ginjal

Beberapa kondisi yang meningkatkan risiko batu ginjal antara lain:

  • Riwayat keluarga atau pribadi pernah mengalami batu ginjal
  • Kurang minum air setiap hari
  • Pola makan tinggi garam, gula, protein, dan oksalat
  • Obesitas atau kelebihan berat badan
  • Gangguan pencernaan seperti penyakit radang usus atau diare kronis
  • Penyakit tertentu, seperti asidosis tubulus ginjal dan hiperparatiroidisme
  • Konsumsi suplemen dan obat tertentu, seperti vitamin C dosis tinggi dan antasida berbasis kalsium

Cara Mudah Mencegah Batu Ginjal

Mayo Clinic menyebutkan bahwa pencegahan batu ginjal bisa dilakukan dengan kombinasi perubahan gaya hidup dan, bila perlu, penggunaan obat-obatan.

1. Perbanyak Minum Air

Minum air sepanjang hari adalah langkah pencegahan paling penting. Bagi yang pernah mengalami batu ginjal, disarankan untuk menghasilkan sekitar 2 liter urine per hari. Urine yang berwarna jernih menandakan tubuh terhidrasi dengan baik.

2. Batasi Makanan Tinggi Oksalat

Kurangi konsumsi makanan seperti bayam, bit, ubi jalar, kacang-kacangan, cokelat, teh, dan produk kedelai, terutama bagi yang rentan terhadap batu kalsium oksalat.

3. Kurangi Garam dan Protein Hewani

Asupan natrium yang tinggi membuat ginjal menyaring lebih banyak kalsium, sehingga meningkatkan risiko batu ginjal. Pilih sumber protein nabati seperti kacang-kacangan.

4. Tetap Konsumsi Kalsium dari Makanan

Kalsium dari makanan tidak meningkatkan risiko batu ginjal. Namun, penggunaan suplemen kalsium sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis.

5. Konsultasi dengan Ahli Gizi

Ahli gizi dapat membantu menyusun pola makan yang sesuai untuk menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal.

Batu ginjal dapat menyerang siapa saja dan sering kali menimbulkan rasa sakit yang mengganggu aktivitas. Meski penyebabnya beragam, risiko batu ginjal dapat ditekan dengan gaya hidup sehat, terutama dengan cukup minum air, mengatur pola makan, dan menjaga berat badan ideal. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya