Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan untuk mencegah terjadinya angka stunting maka dipastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap berjalan di hari libur maupun saat bulan puasa (Ramadan).
Sasaran utamanya untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita yang sudah menjadi bagian dari program utama MBG, bahkan di 2026 BGN akan utamakan di 1.000 hari pertama kehidupan.
"Oleh sebab itu di hari libur dan di bulan Ramadan program MBG akan tetap jalan karena target utama kita adalah ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita karena golden time periode pendek sekali karena disitulah stunting dicegah dan otak berkembang," kata Dadan di SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara, Kamis (8/1).
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita di seluruh wilayah Indonesia tahun 2026 tidak ada yang terlewat hingga akhir 2026. Diharapkan upaya ini jadi bagian menghasilkan generasi yang cerdas.
"Kita juga berharap angka stunting menurun drastisnya tapi untuk 2025 nanti kita dengar dari lembagian penduduk seberapa besar penurunannya," ujar dia.
Program MBG merupakan intervensi pemenuhan gizi dan merupakan fondasi yang cukup kuat untuk membentukan SDM yang berkualitas di masa depan karena gizi adalah kebutuhan dasar dari setiap manusia yang hidup dan berkembang.
"Kami melakukan intervensi untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, serta seluruh anak sekolah sampai usia 18 tahun karena suatu waktu yang sangat penting untuk menghasilkan generasi yang berkualitas yang mereka 20 tahun lagi akan menjadi generasi produktif yang akan menggantikan menjadi pemimpin masa depan," pungkasnya. (Iam/P-3)
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengangkat PPPK dari SPPG tahap 2 sebanyak 32.000 formasi dari SPPG, Komisi IX DPR RI minta MBG berdampak
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan akan mengangkat pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2 sebanyak 32.000 formasi
WAKIL Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pegawai SPPG yang diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) PPPK sebanyak 32.000
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (kanan) meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara.
Kepala BGN Dadan Hindayana melaporkan program MBG menjangkau 55,1 juta siswa dengan klaim sukses 99,99%. Namun, Komisi IX DPR menyoroti temuan serius terkait menu berpengawet dan susu impor.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
Data menunjukkan bahwa 20%–30% anak di Indonesia terdeteksi mengalami cacingan secara global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved