Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR di Sitaro (Kepulauan Siau Tagulandang Biaro), Sulawesi Utara, yang terjadi mulai Senin (5/1) dini hari menewaskan 16 orang, sementara tiga warga lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Selain korban meninggal, bencana ini juga menyebabkan 22 orang mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sebagian besar dirawat di puskesmas setempat, sementara dua korban dirujuk ke rumah sakit di Manado untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Sementara itu, sebanyak 682 jiwa tercatat mengungsi ke tempat yang lebih aman dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) BNPB, Abdul Muhari mengatakan bahwa banjir bandang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari.
"Curah hujan tinggi menyebabkan aliran sungai meluap secara tiba-tiba sekitar pukul 02.30 WITA dan memicu banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro," kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Selasa (6/1).
Abdul Muhari menjelaskan, banjir bandang berdampak pada empat kecamatan, yakni Kecamatan Siau Timur, Siau Tengah, Siau Barat, dan Siau Barat Selatan. Wilayah terdampak meliputi dua kelurahan dan enam desa.
Dari sisi kerusakan, tercatat tujuh unit rumah hanyut, 29 unit rumah mengalami rusak berat, dan 112 unit rumah rusak ringan. Selain itu, sejumlah akses jalan dilaporkan terputus, serta beberapa bangunan kantor dan infrastruktur lainnya turut mengalami kerusakan. Pendataan kerugian materiil masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
"Data korban dan kerusakan masih bersifat sementara dan terus diperbarui seiring berjalannya proses pendataan di lapangan," tambahnya.
Dalam upaya penanganan darurat, BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulawesi Utara, Basarnas, TNI/Polri, perangkat kecamatan dan kelurahan, serta relawan. Tim gabungan fokus melakukan pencarian korban hilang, evakuasi warga terdampak, serta penyaluran bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro selama 14 hari, terhitung sejak 5 Januari hingga 18 Januari 2026. Penetapan status tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Nomor 1 Tahun 2026.
BNPB terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di wilayah Sulawesi Utara. (H-4)
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
BANJIR dan tanah longsor yang terjadi di Desa Tempur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah memutus akses jalan masyatakat dan merusak rumah warga.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Nasional Letjen TNI Suharyanto menegaskan, pemerintah tidak membeda-bedakan satu daerah dengan daerah yang lain.
Ratusan unit huntara tersebut tersebar di Kecamatan Baktiya sebanyak 215 unit, Baktiya Barat 5 unit, Dewantara 115 unit, Sawang 241 unit, dan Kecamatan Seunuddon 135 unit.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved