Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Pagi Ceria dan Upacara Bendera pada Hari Pertama Semester Genap. Kebijakan ini ditujukan untuk menumbuhkan semangat kebangsaan, kebersamaan, serta mengawali proses pembelajaran semester genap secara positif.
Melalui surat edaran tersebut, Mendikdasmen menginstruksikan seluruh satuan pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah, untuk melaksanakan kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera secara serentak pada hari pertama efektif masuk sekolah. Pelaksanaan kegiatan disesuaikan dengan kalender pendidikan di masing-masing daerah.
Dalam pesannya kepada peserta didik, Abdul Mu’ti mengajak seluruh siswa memasuki semester genap dengan semangat dan tekad untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
"Untuk anak-anakku semuanya marilah kita memasuki semangat semester dua di 2026 ini dengan cita-cita, dengan semangat, dan jangan lupa kita berusaha untuk melakukan yang terbaik, it not how good you are, but how good you want to be. Bukan soal anda sekarang ini sebagus apa, tetapi anda harus berusaha untuk tetap menjadi lebih baik lagi. Usahakan untuk senantiasa saling menghormati satu dengan yang lainnya, hormat guru, sayangi teman, dan itu adalah kunci untuk kita meraih keberhasilan," kata Abdul Mu'ti, Senin (5/1).
Ia juga menegaskan pentingnya pendidikan bermutu sebagai fondasi masa depan generasi muda.
"Sukses dan salalu bahagia dengan pendidikan yang bermutu, karena pendidikan adalah jalan yang menentukan masa depan kalian," tambahnya.
Adapun rangkaian kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera dijadwalkan dimulai pukul 07.00 waktu setempat. Kegiatan diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat, dilanjutkan dengan Upacara Bendera, Doa Bersama sesuai ajaran dan kepercayaan masing-masing, serta ditutup dengan menyanyikan lagu Hari Baru secara bersama-sama.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berharap dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, optimisme, serta memperkuat karakter kebangsaan di kalangan guru dan peserta didik sejak hari pertama semester genap. (H-3)
Dalam rangka penanganan bencana Sumatra, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Kemendikdasmen memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai spiritual dari peristiwa Isra Mikraj untuk membangun karakter generasi bangsa yang unggul.
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Kemendikdasmen resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 1/2026 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Terdampak Bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved